Pemeriksaan Dokumen Kesehatan di Pelabuhan Baubau Lebih Diperketat

KBRN, Baubau: Lantaran 26 penumpang asal pelabuhan Baubau kedapatan di pelabuhan Sorong membawa dokumen keterangan vaksin Covid-19 diduga palsu membuat Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan(UPP) Baubau mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tak terulang. 

Kepala Sub Tata Usaha UPP Baubau, Cristian W Egam mengungkapkan sebagai regulator di pelabuhan, pihaknya telah meminta petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan tima Satuan Tugas(Satgas) Covid-19 untuk lebih memperketat pemeriksaan dokumen kesehatan penumpang. 

"Tentunya kita akan lebih memperketat lagi dengan meminta tim dari KKP dan Satgas Covid-19 untuk melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang akan turun. Itu jelas yang harus kita laksanakan,"tegas Cristian W Egam kepada rri.co.id kamis(29/7/2021). 

Sementara menyangkut kasus dugaan pemalsuan dokumen kesehatan 26 penumpang kapal pelni tujuan pelabuhan Sorong kata Egam, pihaknya menyerahkan seluruh prosesnya kepada pihak kepolisian. 

Namun ia menegaskan, jika dalam perkembangan kasus tersebut diketahui ada petugas kantor UPP Baubau yang terlibat, maka akan lansung dipecat. 

"Pada Apel pagi saya sudah bilang, jika ada yang terlibat, saya pecat, asal ada kekuatan hukum yang jelas,"tuturnya.

Terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Baubau, La Ode Muslimin Hibali berkomitmen akan mengintensifkan peran tim Satgas Covid-19 di pelabuhan Murhum Baubau. 

Hal itu juga berdasarkan hasil rapat dengan pihak Kantor UPP Baubau menyikapi temuan kasus dugaan pemalsuan dokumen kesehatan penumpang. 

"Memang ada petugas Covid-19 yang kita tempatkan disana(pelabuhan Murhum-red) tapi hanya membantu KKP dan berada pintu diluar. Tapi tadi setelah rapat, barangkali pihak kantor UPP akan menugaskan tim kami untuk diperbantukan memeriksa penumpang kapal Pelni,"tuturnya.

Muslimin mengatakan, tim Satgas Covid-19 yang ditugaskan di Pelabuhan Murhum Baubau berjumlah lima orang dari berbagai instansi yakni 2 orang personel kepolisian, dan masing-masing satu personel dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Pol PP. 

Ia juga mengatakan, nama-nama personel Satgas Covid-19 itu akan disampaikan kepada pihak UPP Baubau untuk memudahkan koordinasi ketika bertugas dilapangan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00