Selama 2021 Kekerasan Anak di Kota Kendari Tercatat 16 Kasus

KBRN, Kendari : Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak kota Kendari mencatat kasus kekerasan terhadap anak selama pandemi covid 19 per Juli 2021 tercatat sebanyak 16 kasus.

Dari jumlah kasus tersebut di dominasi kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Kepala Bidang Layanan Perlindungan Perempuan dan anak  Korban Kekerasan (LLPAKKDP3) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Kendari Fitriani Sinapoy Api mengatakan untuk kasus kekerasan anak selama pandemi covid 19 per juli 2021 pihaknya mencatat sebanyak 16 kasus dan dari jumlah kasus tersebut jenis kasus yang menonjol didominasi kasus kekerasan seksual.

“Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap anak diantaranya disebabkan faktor ekonomi apalagi dimasa pandemi saat ini banyak karyawan yang tidak lagi bisa bekerja karena PHK dan di rumahkan sehingga mempengaruhi penghasilan di dalam rumah tangga sehingga di dalam keluarga dapat terjadi tindak kekerasan.” Tutur Fitriani Sinapoy Api, Senin (26/7/2021)

Selain itu kata Fitriani tingkat pendidikan yang rendah dan pengetahuan orangtua terhadap pola asuh yang benar, dan juga kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak baik anak yang sedang berada di luar rumah maupun di dalam rumah serta dalam pemanfaatan gadget

“Jadi khusus pemanfaatan gadget di masa pandemi saat ini juga perlu menjadi perhatian orangtua sebab kurangnya pengawasan terhadap anak maka sudah di pastikan anak dengan mudah mengakses situs – situs yang tidak diperuntukan di lihat oleh anak  seperti situs – situs orang dewasa, dan hal tersebut dapat mempengaruhi perilaku anak itu sendiri sehingga di butuhkan pengawasan yang sangat ketat dari orangtua.”Ujarnya

Lebih lanjut Kabid LLPAKKDP3 Fitriani Sinapoy Api mengatakan untuk memberikan perlindungan terhadap anak terutama dalam hak – hak anak pihaknya telah banyak melakukan edukasi tindakan dalam pencegahan maupun penanganan kekerasan anak terhadap masyarakat salah satunya melibatkan anak dalam perencanaan pembangunan salah satunya dengan melibatkan forum anak dalam musrembang baik kelurahan maupun di kecamatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00