91 Ton Beras PPKM di Baubau Bakal Disalurkan Kepada Penerima

KBRN, Baubau: Dinas Sosial(Dinsos) Kota Baubau bersama Badan Urusan Logistik(Bulog) Baubau siap menyalurkan bantuan beras PPKM kepada warga terdampak Covid-19 dengan masing-masing penerima akan memperoleh 10 kilogram. Kepala Dinsos Baubau, Abdul Rajab mengatakan, bantuan beras tersebut diperuntukan kepada warga terdampak Covid-19 yang masuk dalam data penerima Program Keluarga Harapan(PKH) dan Bantuan Sosial Tunai(BST).

Dikatakannya, total penerima bantuan beras tersebut kurang lebih berjumlah 9.100 keluarga penerima manfaat(KPM) tersebar di 43 kelurahan di Baubau. "Penyalurannya hari senin besok untuk 10 kilogram beras (tiap KPM-red) yang masuk dalam data penerima PKH dan BST. Bantuan ini dari Kementrian Sosial dan menunjuk Bulog untuk menyalurkannya,"ungkap Abdul Rajab dikonfirmasi rri.co.id via telepon selulernya Minggu(25/7/2021).

Selain bantuan beras kata Rajab, dalam waktu dekat Kementrian Sosial juga akan menyalurkan BST untuk periode dua bulan yaitu Mei dan Juni dengan total sebesar Rp 600 ribu.

BST itu kata dia, akan disalurkan melalui kantor Pos. Tetapi untuk penerima BST itu pihaknya belum mengetahui persis jumlahnya.

"Minggu depan itu ada juga penyaluran melalui Kantor Pos dan Giro untuk BST dua bulan sebesar Rp 600 ribu. Tapi kalau data penerima BST lewat kantor Pos itu saya belum tau, karena belum ada data penerima sama saya,"ungkapnya.

Terpisah Kepala Bulog Kantor Cabang Baubau, Ardiansyah mengungkapkan beras bantuan yang akan didistribusikan Bulog kepada penerima di Baubau sebanyak 91 ton. Beras tersebut jenis medium.

Adapun mekanisme penyaluran beras itu kata Ardiansyah, Bulog akan mengantarkan lansung ke titik-titik lokasi pembagian di tiap kelurahan.

"Kalau untuk mekanisme penyalurannya kita kerja sama dengan transporter. Jadi transporter yang antarkan dititik pembagiannya,"ungkap Ardiansyah dikonfirmasi via telepon selulernya Minggu(25/7/2021).

Dikarenakan jumlah penerima bantuan beras ini cukup banyak, Dinsos dan Bulog Baubau telah membuat prosedur tetap penyaluran bantuan guna mencegah terjadi kerumunan. Dimana, tiap kelurahan ditempatkan 30 orang petugas yang akan menyalurkan ke penerima dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00