Disnaker Baubau Siap Tampung Aduan Terkait THR

KBRN, Baubau: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau membuka Posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tahun 2021. Posko THR ini sebagai fasilitas layanan agar pekerja mendapatkan THR sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek, Disnaker Baubau, Wa Ode Asma menjelaskan layanan posko tersebut fokus memberikan informasi soal THR, konsultasi dan menampung pengaduan tentang pembayaran THR. 

Ia mengatakan terhadap pekerja mengadukan terkait THR akan diarahkan mengisi formulir khusus yang selanjutnya akan diteruskan ke Disnaker Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk ditindak lanjuti. 

"Karena yang berkompeten lansung terkait itu adalah pengawas ketenagakerjaan Provinsi. Tapi kami siap tampung aduan itu untuk dilanjutkan ke Dinsker Provinsi, nanti dari Provinsi yang lakukan penanganan keperusahaan,"tutur Asma kepada RRI, Rabu(5/5/2021). 

Meski begitu hingga hari ini pihaknya belum menerima aduan terkait pembayaran THR. Dirinya menegaskan, kewajiban perusahaan membayar THR kepada pekerjanya tertuang dalam surat edaran Gubernur Sultra tertanggal 22 April 2021. Dalam surat edaran tersebut menegaskan pembayaran THR paling lambat H-7 Idul Fitri 1442 H.

Terhadap perusahaan yang mengalami masalah finansial karena dampak pandemi Covid-19, menurut Asma, perusahaan dan karyawan bisa melakukan kesepakatan untuk waktu pemberian THR. Namun perusahaan harus membuktikan ketidakmampuan berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan. 

"Kalau perusahaan belum mampu maka dia harus komunikasi dengan pekerjanya. Tapi yang jelas THR itu harus dibayar full,"tegasnya.

Asma menambahkan adapun besaran THR yang diberikan kepada pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus wajib diberikan THR sebesar satu bulan upah. Sedangkan, yang masa kerjanya antara satu bulan sampai kurang 12 bulan, tetap wajib diberikan THR secara proporsional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00