Disdik Busel Komitmen Beri Ruang Pelajar Berstatus Menikah Agar Tetap Bersekolah

Sejumlah Pelajar SMP di Buton Selatan(Foto:ist).jpg

KBRN, Baubau : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik) Buton Selatan (Busel) La Makiki penanggapi soal fenomena penikahan dini dan berstatus Pelajar di salah satu SMP di Kecamatan Batauga.

Makiki menjelaskan, Dinasnya  tidak akan melarang pelajar tersebut untuk melanjutkan pendidikan, selama keduanya  masih ingin bersekolah.Selasa,(9/3/2021).

Ia mengaku sejauh ini belum ada pelajar tingkat SMP di wilayahnya melangsungkan pernikahan di usia muda. Ia pun turut menyayangkan tindakan terburu-beru kedua pelajar tersebut.

“Kebijakan kami selama anak itu mau lanjut bersekolah sah sah saja!, tidak ada larangan untuk tidak sekolah, tapi kemudian jika tidak nyaman lagi di sekolah sebelumnya karena ocehan dan lain lain dan ingin pindah tentu kami akan fasilitasi,”Tutur Makiki.

Meski demikian jika saat melanjutkan pendidikan mendapat Bully dari pelajar lainnya. Makiki berjanji siap memfasilitasi kedua pelajar tersebut jika berkehendak pindah ke sekolah lain asalkan lingkup Buton Selatan.

Melihat insiden pernihakan dini tingkat pelajar smp, Dinas Pendidikan Buton Selatan meminta guru dan orang tua murid mengawasi pergerakan anak baik dilingkungan maupun luar sekolah, agar menyelesaikan pendidikan hingga tuntas dan menikah pada usia yang telah ditetapkan UU perkawinan.

“Saya menghimbau kepada orang tua murid agar jangan terjadi lagi yang seperti ini (Pernikahan dini), mari kita jaga anak kita agar bersekolah setingi-tingginya,”Harapnya.

Sebelumnya  orang tua Pelajar Perempuan Inisial FN (19) Muliana mengaku akan melanjutkan pendidikan anak dan menantunya hingga jenjang universitas.

“Insya Allah kami akan berikan yang terbaik untuk anak-anak ini, karena mungkin ini sudah takdir Allah,”Kata Muliana.

Salah satu kerabat remaja tersebut   Amirullah mengaku, pasca menikah kedua pengantin tetap akan melanjutkan pendidikan hingga ketingkat lebih tinggi.

Sebelumnya, pernikahan dini geger di media sosial setelah KUA Batauga Buton Selatan memposting rencana pernikahan kedua remaja itu 1 Maret 2021.

MG (14) dan FN (16) pelajar SMP akhirnya sah menjadi pasangan suami istri pada Sabtu 6 maret 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00