Pengelola Pesantren dan Guru Madrasah di Buton Ikuti Program Thematic Academy

KBRN, Buton: Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Makassar Bekerjasam dengan Dinas Kominfo Buton menggelar pelatihan Thematic academy pelatihan TIK bagi Pengelola Pesantren, Penyuluh Agama, Guru dan Tenaga Pendidikan Madrasah Kabupaten Buton, bertempat di Hotel Buton Raya, Selasa (17/5/2022).

Kegiatan yang mengusung tema Aplikasi Perkantoran Desain Grafis ini diikuti 75 peserta, berlangsung 5 hari dengan dibagi 3 kelas, yakni 2 kelas diselenggarakan di Hotel Buton Raya dan kelas lainnya dipusatkan di Gedung Perpustakaan Kabupaten Buton.

Asisten Administrasi Umum Sekda Buton, Drs. La Ode Muhiddin Mahmud saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, program Thematic Academy (TA) yang diselenggarakan Balai Besar Kominfo Makassar tersebut sejalan dengan misi pemerintah Kabupaten Buton untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

"Ini bisa menjadi alternatif untuk mengupgrade kemampuan para pendidik di madrasah demi mempersiapkan peserta didik yang lebih baik," kata Asisten III.

Mantan Sekwan Buton ini mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu program yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital diberbagai kalangan untuk mewujudkan pemanfaatan TIK. 

"Pelatihan merupakan upaya yg strategis mengingat jumlah madrasah di Kabupaten Buton terus tumbuh di wilayah ini," katanya. 

Untuk itu Asisten III mengharapkan kepada para peserta pelatihan agar mampu bekerja sesuai dengan lingkungan yang serba digital dan menguasai TIK. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton, Ir Sudirman menguraikan masalah daerah tanpa signal juga tentang Internet sekolah. 

"Untuk madrasah dan sekolah sudah di ajukan 100 titik dan di tahun lalu sudah terealisasi sebanyak 17 sekolah di beberapa kecamatan di kabupaten Buton," kata Kadis Kominfo

Daerah wilayah tanpa signal ini diupayakan semoga bisa teratasi sehingga pemerataan Infrastruktur dan teknologi, pemerintah daerah akan menetukan kesuksesan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Mantan Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Buton ini juga mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan dan mengajukan permohonan di pusat untuk memenuhi kebutuhan BTS di Bumi Penghasil Aspal, meskipun Buton sudah keluar dari kategori daerah 3 T.

“Bupati Buton bahkan turun sendiri dan bersurat ke kementerian dan ke menko terkait untuk mensuport kebutuhan BTS. Tahun ini sudah ada beberapa BTS yang dibangun dan telah beroperasi,” pungkas Kadis Kominfo. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar