Untuk Jadi "Pemain" Masa Depan, Generasi Muda Wajib Miliki Karakter, Kompetensi dan Literasi

Kegiatan Sabtu Mengaji (Sangaji) SMAN 1 Baubau (Foto:RRI)
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat mebuka LDK SMAN 1 Baubau (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Plt. Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menyebutkan di tahun 2045 Indonesia dicita-citakan menjadi bangsa yang maju dan bangsa yang kuat.

Sebagai generasi muda yang saat ini masih mengenyam bangku pendidikan, adalah pelanjut tongkat estafet sekaligus pemeran masa depan bangsa. Namun tidak semuanya dapat berkontribusi dan tampil sebagai pemain terbaik di masa itu jika tidak mematangkan persiapan sejak dini.

Kata Monianse untuk menjadi pemain terbaik masa depan wajib menguasai sedikitnya Tiga hal, yakni memiliki karakter, kompetensi dan literasi.

“Kita inginkan kedepan anak-anak kita produktif. Kinerjanya bagus dan jujur, jangan produktif tapi culas. Dimasa depan kita harapkan ada dua karakter positif yang jalan bersamaan, jujur tapi kuat dan rajin. Cerdas tapi tidak beriman juga bukan karakter yang diharapkan di masa depan,” jelas Monianse saat membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) siswa/siswa SMAN 1 Baubau, Sabtu (29/1/2022).

Dikatakan, jiwa kepemimpinan pada seseorang tidak harus ditanamkan namun hanya perlu ditumbuhkan. Sebab sejak lahir setiap individu telah dianugerahi jiwa kepemimpinan oleh yang maha kuasa. Melatih jiwa kepemimpinan tidak perlu dilakukan secara keras namun hanya diperlukan stimulan-stimulan oleh mentor yang baik.

“Sebagai guru/mentor membuat ekosistem sehingga jiwa kepemimpinan anak-anak keluar dengan sendirinya. Terkadang kita menginginkan anak menjadi tegas dan disiplin tetapi justru mentornya tidak disiplin, itu akan susah. Tetapi jika mentor disiplin, anak-anak juga pasti mengikuti,” tambahnya.

Pembukaan LDK SMAN 1 Baubau diawali dengan kegiatan doa dan mengaji bersama, diikuti guru dan siswa dilapangan sekolah. Kepala SMAN 1 Baubau, Muhammad Radi mengatakan ini merupakan kegiatan rutin yang disebut dengan Sabtu Mengaji (Sangaji).

“Sabtu mengaji ini tujuannya adalah pembentukan karakter bagi seluruh siswa/siswa SMAN 1 Baubau,” pungas Radi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar