Pemkot Baubau Upayakan Lahan Pembangunan SMAN Bertaraf Internasional Tersedia Tahun Ini

KBRN, Baubau : Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengupayakan lahan untuk pembangunan SMAN 7 Baubau akan tersedia di tahun 2022 ini.

Penyediaan lahan oleh pemerintah Kota Baubau harus segera dipenuhi agar SMAN 7 yang saat ini masih nebeng di gedung SMPN 1 Baubau itu dapat mandiri dan proses belajar mengajarnya berjalan efektif.

Dikonfirmasi awak media Plt. Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengakui usulan permintaan lahan itu telah lama diajukan Dikbud Sultra seiring dengan resmi beropersinya SMAN 7, namun sampai saat ini tak kunjung tuntas.

"Ini merupakan program Pak Gubernur Sultra, Ali Mazi yang ingin membangun SMAN 7 menjadi sekolah bertaraf Internasional. Yang menjadi masalahnya selama ini Gubernur sudah minta siapkan tanah tapi Pemkot Baubau belum menyiapkan. Sekolahnya sudah lahir tapi rumahnya belum ada, mestinya bersamaan sehingga dapat langsung dibangun," jelasnya di Setda, Jumat (28/1/2022).

Monianse menyebutkan kehadiran SMAN 7 Baubau sangat penting dalam pemerataan siswa SMA di Kecamatan Wolio. Sebab selama ini tamatan SMP di daerah itu hanya menyasar SMAN 1 Baubau.

"Dengan status SMA Internasional ini diharapkan animo anak-anak untuk masuk di SMAN 7 menjadi tinggi. Yang terjadi selama ini biar jauh dari rumahnya tetap pilihan SMAN 1, biar ada sekolah yang dekat dengan rumahnya tetap pilihan SMAN 1. Sehingga Gubernur akan membangun sekolah ini dengan berbagai keunggulan," tambahnya.

Ahmad Monianse mengatakan program Gubernur tersebut akan didukung penuh Pemkot Baubau sehingga diupayakan lahan pembangunan gedung sekolah itu tersedia tahun ini juga.

"Kita upayakan lokasinya di pala 3, kilo 4 atau di kilo 5. Yang jelasnya di bagian atas. Kita lagi upayakan lahannya ada tahun ini sehingga pembangunan gedunya oleh Propinsi juga dikerjakan tahun ini," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ditemui RRI di Kendari Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio menyebutkan, realisasi pembangunan gedung baru tersebut tinggal menunggu kesiapan lahan dari Pemerintah Kota Baubau.

“Sekarang kita terkendala penyedaan lahan karena kita tidak punya anggaran untuk pembebasan lahan. Kita harapkan Pemda yang menyiapkan seperti yang telah dijanjikan,” kata Asrun Lio di Kendari, Jumat (24/6/2021).  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar