Mahasiswa IAIN Kendari Raih Juara Nasional Mister Grand Model Indonesia 2021

KBRN, Kendari: Mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Islam program studi perbankan syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Muhammad  Fajrun Syawal Rahmad kembali meraih prestasi tingkat nasional mewakili daerahnya.

Prestasi yang ditorehkan putra asal Sultra itu yakni juara 1 atau The Winner pada ajang pemilihan Mister Grand Model Indonesia 2021 yang digelar Bersams Sahabat Manajemen Indonesia dan Sahabat Prestasi Indonesia di Hotel Novotel Jakarta pada 24 Oktober 2021.

Sebelumnya, prestasi yang diraih fajrun ditingkat nasional pada tahun yang sama yaitu Juara 1 Pesona Batik Nusantara Tingkat Nasional dan 2020 serta 2019 lalu juga menunjukan kebolehannya yakni Runner up I Wajah Pesona Indonesia Tingkat Nasional dan Juara 1 Fashion Show Remaja Putra pada Festival Seni Qasidah Berskala Besar XXIV  Tingkat Nasional Tahun 2019 di Jakarta dan masih banyak lagi prestasi yang membanggakan keluarganya.

Menjadi The Winner Grand Model Indonesia  2021, Fajrun berhak menyandang gelar Mister Grand Model Indonesia dan berhak mewakili Indonesia pada ajang Internasional di Philipina tahun 2022 mendatang. 

""Saya bangga menjadi juara 1, saya tidak menyangka mampu bersaing dengan model model profesional di seluruh provinsi di Indonesia. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kesuksesan saya. Tanpa kalian saya tidak ada apa-apanya." kata fajrun di Kendari, Selasa (26/10/2021).

Alumni MAN 1 Kendari itu juga menuturkan selam 3 hari masa karantina mengikuti ajang tersebut bisa menumbangkan kompetitor atau pesaingnya yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia.

"Kurang lebih 100 orang peserta ambil bagian dalam ajang ini dengan memamerkan busana rancangan masing-masing. Alhamndulillah, saya yang mengenakan busana dengan konsep Internasial Ethnic  berhasil menyita perhatian dewan juri dan undangan yang hadir," ujarnya. 

Diakhir pernyataannya, putra kedua dari anak Rahmad, S.Pd.,M.Pd salah seorang ASN di Kanwil Kemenag Sultra itu memotifasi rekan-rekannya dari tingkat madrasah hingga perguruan tinggi di Sultra bahwa memacu kreativitas anak dan remaja dalam berkreasi lewat kostum untuk memperkenalkan kain batik khas Sulawesi Tenggara, agar budaya tersebut tetap menjadi warisan kebanggaan yang selalu eksis, apalagi di kalangan anak dan remaja. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00