Bertahun-tahun Ajukan Tambahan Ruang Kelas, SLB Tat Twam Asi Baubau Tak Kunjung Dibantu

Sekolah Luar Biasa (SLB) satu atap Tat Twam Asi Baubau,(Foto:RRI).jpg
Kepala sekolah SLB Tat Twam Asih Muh. Iqbal ,(Dok.RRI)

KBRN, Baubau : Sekolah Luar Biasa (SLB) satu atap  Tat Twam Asi masih kekurangan beberapa ruang belajar termasuk media pembelajaran sejenis laptop.

Sekolah yang terletak di  Jalan  Budi Utomo  Kelurahan Wangkanapi  Kecamatan Wolio Kota Baubau tersebut butuh sentuhan dana pemerintah untuk rehablitasi dan penambahan ruang belajar.

Kepala sekolah SLB Tat Twam Asih Muh. Iqbal  menyebutkan total siswa berkebutuhan khusus mulai dari jenjang SD LB hingga SLTA LB sejumlah 68 pelajar dari berbagai kabupaten Kota yang dibagi dalam 12 rombongan belajar (Rombel).

“Idealnya harus 12 Ruangan sesuai jumlah Rombel, gedung-gedung kita sangat emergency kami juga terbatas ruang keterampilan,”tutur Iqbal ditemui RRI Kamis,(16/9/2021).

Jumlah siswa di yayasan swasta tersebut sudah tidak sebanding dengan jumlah ruang kelas sehingga para siswa/siswi terpaksa belajar berdempetan dalam satu raung penuh sesak. Dalam satu kelas  idelanya diisi maksimal  5 (lima) anak disabilitas, namun kenyatannya di SLB Tat Twam Asi hanya ada 7 (tujuh) ruang kelas.

Lanjutnya hampir setiap tahun pihak sekolah mengajukan penambahan ruang kelas, namun tak kunjung dikabulakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi.

“Setiap tahun Kami mengusulkan dan sampai hari ini belum dikabulkan,”tambahnya

Tak hanya ruangan, Sekolah yang berdiri sejak tahun 1998 itu juga kekurangan guru Pendidikan Luar Biasa (PLB), belum lama ini guru di sekolah tersebut pindah ke sekolah lain.

Ia berharap pemerintah pusat mengadakan perekrutan guru PLB ditahun mendatang yang dapat diperbantukan di sekolah swasta, mengingat tenaga guru disekolah tersebut masih kurang dan rata-rata belum PNS. Para guru mendapat tunjangan setiap bulan mulai dari Rp 400 ribu – Rp 800 ribu.

“Guru Tetap Yayasan ada 13 orang dan 1 PNS,”tandasnya.

“Sultra itu memiliki 31 SLB dan rata-rata swasta. Kami Sekolah swasta juga turut membantu pemerintah mencerdaskan anak bangsa, sehingga kami harapkan perhatiannya disama ratakan dengan sekolah negeri,”harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00