83 Persen Warga di Wilayah Kerja BPJS Kesehatan Baubau Terlindungi JKN-KIS

Kepala BPJS Kesehatan Kota Baubau Andri Nurcahyanto,(DOk.RRi)

KBRN, Baubau : Komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya memberikan perlindungan Jaminan Kesehatan bagi warganya khususnya di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kota Baubau cukup tinggi.

Hal itu terlihat dari jumlah kepesertaan JKN-KIS yang menjadi tanggungan pemerintah rata-rata diatas 80 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Baubau Andri Nurcahyanto menuturkan, rata-rata kepesertaan JKN-KIS di wilayah kerjanya diatas 80 persen, tertinggi Kota Baubau, Buton Utara, Muna Barat dan Wakatobi presentasenya 9,2 persen. Sementara paling rendah Kabupaten Buton masih diangka 64 persen.

Meskipun tidak menyebutkan lebih detail akumulasi peserta setiap daerah, namun dirinya optimis seluruh Pemda dapat mencover warganya lewat APBD demi jaminan Kesehatan hari ini dan nanti.

“Sebenarnya 2021 sudah Universal Health Coverage namun karena kegiatan verifikasi dan validasi data  data dari kemensos ada masyarakat yang NIK nya belum padan sehinggga tidak masuk DTKS,  akhirnya dikeluarkan, dan diperbaiki datanya oleh pemerintah sehingga ditempat kita kurang lebih ada 70 ribu yang dikeluarkan. Saat ini pelan-pelan sudah masuk kembali dan tersisa  9.000 sekian setelah mereka masuk nanti presentasenya akan naik Kembali,”jelas Andry.

Ia menjelaskan,  cakupan kepesertaan JKN-KIS diwilayah kerjanya pada tahun 2021 sebagian besar sudah terpenuhi, namun saat validasi sejumlah  NIK KTP   masih banyak masalah sehingga perlu perbaikan. Hingga saat ini tersisa sektiar  9.000 peserta dalam tahap verifikasi data. Secara keseluruhan kepesertaan JKN-KIS di wilayah Kerja BPJS Baubau  mencakup 910.000 peserta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar