ASR Bagi 1.000 Masker Untuk Nakes dan Warga di Baubau

KBRN,Baubau: Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melalui relawannya Aku Sahabat Rakyat (ASR) membagikan ribuan masker medis kepada tenaga kesehatan(nakes) dan warga kelurahan Batulo Kota Baubau sebagai wujud membantu menekan penyebaran Covid-19 di daerah pemilik benteng terluas di dunia ini.

Ribuan lembar masker itu diserahkan lansung Koordinator ASR Baubau, Acep Sulfan kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Baubau, Rahmat Tuta dan Lurah Batulo, La Ode Hamdansyah pada Senin(2/8/2021) untuk selanjutnya disalurkan kepada nakes dan masyarakat.

Koordinator ASR Baubau, Acep Sulfan menyadari betul penanganan Covid-19 butuh peran serta semua pihak. Karena itu Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka melalui ASR hadir turut membantu pemerintah menekan laju penyebaran virus corona.

"Olehnya itu saya selaku koordinator ASR Kota Baubau berinisiatif membagikan masker ini. Total masker yang kami bagi hari ini 1.000 lembar terdiri 600 lembar di Dinkes, lebih dari 50 masker lansung kita bagi ke Nakes dan Kelurahan Batulo  sekitar 300 lembar lebih,"ungkap Acep Sulfan kepada rri.co.id

Ditempat yang sama Plt Kepala Dinkes Baubau, Rahmat Tuta mengapresiasi langkah ASR telah membantu masker untuk para nakes dalam menangani Covid-19.

"Dinkes mengapresiasi penyerahan masker oleh ASR karena dengan bantuan perlengkapan seperti inilah yang kita butuhkan dalam rangka mengantisipasi nakes kita agar tidak terpapar Covid-19,"tuturnya.

Terpisah Lurah Batulo, La Ode Hamdansyah juga mengapresiasi dan mendukung apa yang telah dilakukan ASR. Menurutnya, peran komunitas ataupun organisasi kemasyarakatan seperti yang dilakukan ASR menjadi salah satu yang dibutuhkan pemerintah saat ini.

"Itulah kami sangat dukung kegiatan ASR ini karena pemerintah sangat terbatas dengan persoalan anggaran sehingga membuat kewalahan ditingkat akar rumput. Makanya kami dari kelurahan sangat mengharapkan ada kepedulian organisasi masyarakat seperti yang dilakukan ASR hari ini,"tuturnya.

Bantuan masker ini kata Hamdansyah, diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19 diwilayahnya yang saat ini masih cukup mengkhawatirkan.

"Dibulan kemarin saja dalam satu bulan itu ada 7 orang yang meninggal dan tiga orang diantaranya terkonfirmasi reaktif Covid-19. Makanya kami di Batulo sangat mengharapkan perhatian semua pihak untuk bersama menangani pandemi Covid-19 ini,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00