Ketahanan Keluarga, Peran Penting Rumah Tangga dalam Membendung Peredaran Narkoba

Kegiatan Intervensi Ketahanan Keluarga Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse meminta masyarakat menganggap kecanduan narkoba sebagai sebuah penyakit yang harus segera diobati, bukan aib terus di tutupi dengan alasan malu.

Sebagai orangtua dan keluarga, tidak membuat anak yang kecanduan narkoba semakin terpojok dengan sikap selalu menjauhi ataupun menganggapnya sebagai anak pembawa sial. Justru dalam kondisi seperti ini peran orang tua dan keluarga diperlukan untuk mengembalikan semangat dan mental anak untuk kembali ke jalan yang benar.                        

Diperlukan keberanian untuk segera melaporkan jika ad keluarga yang telah terjerumus dalam lembah hitam narkoba sebagai upaya pengobatan sehingga dapat segera diobati melalui rehabilitasi.

“Menurut pengakuan beberapa teman yang mengikuti rehabilitasi dan pulih ternyata kuncinya adalah dukungan keluarga. Karena bisa dibayangkan ketia dia sudah mau memperbaiki diri tetapi keluarga tidak menerima dengan baik, selalu di cemooh, dikatakan pembawa sial maka anak tidak akan percaya diri untuk mengembalikan kemampuan dirinya,” jelasnya, Kamis (29/7/2021).

Sementara itu ditempat yang sama dalam kegiatan intervensi ketahanan keluarga berbasis sumber daya pembangunan desa, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau, Wa Ode Soraya menyebutkan keluarga berperan pentingnya dalam pencegahan agar anggota keluarga tidak terjerumus dalam segala bentuk tindak kejahatan dan mara bahaya, termasuk bahaya narkoba.

“Dalam membentuk ketahanan keluarga, megajak anggota keluarga untuk menghindari pergaulan dengan kelompok-kelompok geng, preman, dan orang-orang yang berkelakuan tidak baik lainnya. Sejak kecil diajarkan agama, dan selalu ada penyuluhan bahaya narkoba di dalam keluarga,” pungkasnya.

Seperti diketahui dalam membentuk ketahanan keluarga, rumah tangga adalah unit terkecil dan menjadi institusi pertama dan utama dalam membentuk SDM generasi bangsa yang produktif dan unggul.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00