RSUD Buton Segera Perbaiki Mesin Produksi Oksigen

Oxygen Generator (Foto:IST)

KBRN, Baubau : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak tahun 2016 lalu telah memiliki mesin produksi oksigen sendiri.

Sayangnya ditengah terus meningkatnya pasien suspek Covid-19 bergejala sesak yang membutuhkan bantuan oksigen, mesin tersebut diketahui rusak dan tidak berfungsi.

Direktur RSUD Buton, dr Ramli Code saat dikonfirmasi RRI Sabtu (24/7/2021) mengatakan, rusaknya alat yang mampu produksi 6-8 tabung oksigen dalam waktu 24 jam itu diduga karena kurangnya perawatan sebab mesin tersebut terus berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasien yang rata-rata 20-25 tabung per hari.

Untuk memenuhi tingginya permintaan tersebut, untungnya RSUD Buton setiap harinya mendapat pasokan dari distributor oksigen di Kota Baubau dengan alokasi 20 tabung perhari.

“Sejak 2016 kita sudah miliki alat produksi oksigen sendiri (oxygen generator) hanya saja kapasitasnya kecil. cuma ka namun bulan lalu rusak. Sehingga kebutuhan oksigen kami terpenuhi dari distributor,” jelasnya.   

Ramli mengaku telah bergerak cepat melakukan upaya perbaikan dengan melakukan komunikasi dengan pihak distributor yang ada di Jakarta. Hanya saja proses pendistribusian alat beserta teknisinya terhambat dengan aturan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali.

“Anggarannya kita sudah siapkan Rp200 juta, cuma alatnya terkendala dengan PPKM Darurat. Jadi langkah yang kami ambil kemarin bersama pak Bupati dan Kapolres kita buat pernyataan bahwa ini esensial. Saya sudah telepon agar alatnya saja dulu yang dikirim  untuk teknis pemasangannya bisa melalui VC,” pungkasnya.  

Ramli mengatakan meskipun RSUD Buton kembali dapat memproduksi oksigen secara mandiri, namun melihat kondisi terus meningkatnya pasien sesak napas, RSUD masih membutuhkan tambahan pasokan dari distributor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00