Kasus Ispa di Puskesmas Lakologou Baubau Terus Menurun

Kapus Lakologou Baubau,(dok.RRI).jpg

KBRN, Baubau : Puskesmas Lakologou mencatat penyakit dengan urutan tertinggi di wilayah kerjanya adalah common cold atau batuk pilek dengan total angka 513 kasus selama tahun 2020.

Urutan tertinggi selanjutnya  penyakit Disperia  309 kasus dan Ispa atau infeksi saluran pernapasan sejumlah 285 kasus.Sabtu,(10/4/2021).

Kepala Puskesmas (Kapus) Lakologou Azafuddin mengatakan, penyebab penyakit common cold dan disperia umunya karena perubahan cuaca sementara  ganguan pernapasan atau  ispa umumnya disebabkan karena faktor kehidupan sosial masyarakat dan lingkungan.

“Tahun 2019 kasus ispa cenderung meningkat diangka 389 kasus, penurunan itu berkat kesadaran bertahap masyarakat dengan mengurangi polusi asap dari penggunaan kayu bakar, dan kesadaran warga untuk tidak merokok di dalam rumah,”kata Azafudin.

Azafudin menyebutkan rata-rata warga yang bermukim di kecamatan kokalukuna hingga bungi masih menggunakan kayu bakar sebagai salah satu media memasak. Disatu sisi lanjut Azafudin lingkungan penuh asap rokok juga salah satu pemicu warga sekitar menderita Ispa.

Lanjut Kapus Lakologou untuk menekan terjadinya peningkatan kasus ispa dari tahun ketahun, pihaknya meningkatkan edukasi  dan penyuluhan kepada masyarakat, dan mengharapkan kerjasama lintas sektor pemerintah kecamatan hingga kelurahan.

Data 10 besar penyakit Puskesmas Lakologou tahun 2019, penyakit Common Cold sejumlah 902 menurun menjadi 513 ditahun 2020, Dispepsia sejumlah 238 ditahun 2019 naik menjadi  309 kasus ditahun 2020, sementara kasus  Hipertensi tahun 2020 sebanyak  285 kasus, dan dermatitir 209 kasus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00