Pengajuan Benteng Wolio Menjadi Warisan Budaya UNESCO

Benteng Wolio Buton (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Setelah mendapat peringkat Nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, kawasan Benteng Wolio Buton kini didorong naik satu level lebih tinggi menjadi warisan budaya dunia UNESCO.

 

Sebagai langkah awal, Pemkot Baubau bersama stakeholder terkait menggelar FGD bertemapenyusunan strategis benteng Wolio Buton dalam mewujudkan usulan warisan budaya dunia UNESCO bertempat di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Jumat (15/10/2021)dibukalangsungWali Kota AS Tamrin.

 

Kepada RRI, Sejarawan Prof Susanto Zuhdi sebagai tim ahli menyebutkan dalam langkah awal ini diperlukan persamaan persepsi dan kesadaran dari seluruh pihak yang disebutnya sebagai pentahelix.

“Ini akan panjang perjalanannya bisa 3-4 tahun kedepan. Langkah pertama adalah awareness atau kesadaran. Semua pihak harus mendukung baik itu pemerintah, pebisnis, maupun insan pers,” jelasnya.

 

Sebagai kawasan cagar budaya, di dalam benteng tedapat berbagai situs, banguan, dan ada struktur cagar budaya. Selain itu terdapat pula nilai-nilai sejarah, kebudayaan, dan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat yang masih lestari.

“Semua itu mencerminkan nilai-nilai istimewa yang akan kita usulkan ke UNESCO,” tambah Sejarawan UI ini.

Sementara itu Kabag Pembangunan Setda Kota Baubau LM Tasrin menyebutkan salah satu konsentrasi pemerintah dalam program ini adalah penataan kawasan pemukiman di dalam maupun di sisi luar benteng. Akan dikembalikan pada kondisi asliannya, termasuk penamaan gerbang-gerbang disepanjang benteng. 

“Kemudian di sisi luar benteng yang terdapar parit, sudah banyak didirikan rumah-rumah warga. Kita akan benahi kembali karena tidak memiliki izin. Sebab ini merupakan salah satu indikator untuk menetapkan ukuran benteng Wolio yang sesungguhnya,” terangnya. 

Tasrin mengaku menertibkan pemukiman masyarakat bukan merupakan perkara yang mudah, namun langkah harus dimulai untuk menyadarkan masyarat.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Baubau, LM Idrus Taufiq Saidi mengatakan dalam mengangkat kepariwisataan benteng Wolio saat ini mulai digarap kerjasama dengan RRC sebagai pemilik benteng terpanjang di dunia melaui program sister City.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00