BPCB Sulsel Menilai Banyak Situs Sejarah di Kepulauan Buton Kurang Terawat

Salah satu benteng di Baadia Kota Baubau.jpg
Benteng Sora Wolio II Kota Baubau,(Dok.RRI).jpg

KBRN, Baubau : Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan Unit Baubau, Rahmad Suparman menyatakan banyak cagar budaya di Kepulauan Buton kurang terawat bahkan minim perhatian pemerintah utamanya rehabilitasi situs.

Hal tersebut Ia ungkapkan usai melakukan patroli rutin bersama Tim di beberapa situs sejarah di Kabupaten Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi, Muna dan Kota Baubau.

Dari sekian daerah, situs di Kabupaten Buton seperti Benteng Takimpo menurutnya cukup terabaikan.

“Rata-rata kurang terawat, jadi pemerintah daerah harusnya memperhatikan  para Juru pelihara (jupel), seperti Takimpo kita sudah rehab semua tapi tidak ada Jupelnya jadi kasian terkesan sia-sia,”tutur Rahmad kepada RRI.Selasa,(22/9/2021)

Rahmad menilai sejauh ini perbaikan dan pemugaran paling dominan dikerjakan oleh BPCB Makassar, sedang daerah setempat melalui Dinas terkait  minim upaya  pelestarian peninggalan sejarah melalui anggaran daerah.

Menurut Rahmad, situs sejarah di Kabupaten Muna lebih terawat dari yang ada di Kepulauan Buton karena ada andil pemerintah daerah.

“Khusus di Muna sebagian besar pemerintah membantu teman-teman juru pelihara dari BPCB Makassar, jadi kita sharing,”tambahnya.

Lanjut Rahmad selain Buton, Pihaknya mengaku sudah bertemu dengan pemerintah Buton Tengah dan Kota Baubau agar dinas terkait dapat mengelokasikan anggaran rehabilitasi cagar budaya.

Tak hanya pemerintah, Ia berharap akademisi, pihak swasta dan masyarakat umum terleih yang bermukim disekitar situs sejarah dapat merawat cagar budaya peninggalan leluhur sehingga dapat dilihat anak cucu kita kedepan.

Sebab kata Rahmad, jumlah personil BPCB sangat terbatas, tidak memungkinkan menjangkau seluruh situs yang jumlahnya nyaris tak terhitung  di Kepulauan Buton.

Awal tahun 2021, BPCB Makassar melakukan dua perbaikan cagar budaya di Kota Baubau, pertama peremajaan Lawana Burukene dan Bastion Gundu-Gundu di Benteng Keraton Buton.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00