BPCB Cabang Baubau Realisasikan Perbaikan Situs Budaya di Benteng Keraton Buton

Lawana Burukene tengah dalam tahap pembugaran BPCB Sulsel Cabang Baubau,(Foto:FB Wawan Erwiyansyah)

KBRN, Baubau : Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan Cabang Baubau akhirnya merealisasikan perbaikan dua situs budaya di Benteng Keraton Buton yang sempat viral karena lapuk dan membayahakan pengguna jalan.Sabtu,(12/6/2021).

Keduanya yakni Lawa (Gerbang) Burukene dan Bastion atau  Gundu Gundu di Benteng Keraton Buton.

Ketua BPCB Sulawesi Selatan Cabang Baubau Rahmad Suparman mengatakan, pengejaan kedua objek bersejarah itu belum genap seminggu dan  ditarget 60 hari

Perbaikan  kedua nya memakan anggaran 170 juta lebih, masing-masing Lawana Burukene Rp 34 juta lebih sedangkan Benteng Pertahanan Gundu Gundu sebesar Rp 143 juta lebih.

“Pengerjaan bastion gundu-gundu akan dilaksanakan secara bertahap karena keterbatasan anggaran,”kata Rahmad.

“Sebenasnya anggaran hanya untuk perbaikan Bastion gundu-gundu, tapi karena Lawana Burukene juga rusak parah sehinga kami alihkan sebagian anggarannya untuk itu,”tambahnya.

Lebih Lanjut kata Rahmad,  proses pengerjaan sebelumnya agak terhambat karena  kendala tekhis, bahan baku berupa kayu berkualitas tinggi cukup sulit diperoleh agar bangunan gerbang  dapat terpakai dalam jangka waktu lama.

Perbaikan objek situs budaya diwilayah kerja BPCB sulawesi selatan tahun ini hanya dikawasan benteng keraton buton, sedang Benteng Sorawolio masih menunggu persetujuan anggaran pemerintah pusat.

Rahmad berharap pemerintah daerah  khususunya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Periwisata Kota Baubau turun andil mengelokasikan anggaran untuk perbaikan situs budaya yang ada di Baubau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00