Kakanwil Kemenkum Sultra Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Digital

  • 08 Agt 2026 18:23 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Topan Sopuan, menghadiri pembukaan Sultra Maimo 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara di The Park Kendari, Jumat 7 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 2–9 Agustus 2026 tersebut dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, pimpinan instansi vertikal, perbankan, organisasi perangkat daerah, pelaku UMKM, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menjelaskan Sultra Maimo 2026 mengusung tema penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi dan pemberdayaan UMKM.

Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar di sektor kelautan, pertanian, perkebunan, kopi, kerajinan, hingga kuliner yang perlu terus didorong agar memiliki nilai tambah, standar mutu yang baik, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Edwin menyampaikan penyelenggaraan Sultra Maimo 2026 difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni peningkatan kapasitas UMKM, percepatan digitalisasi ekonomi melalui pemanfaatan QRIS, serta penguatan akses pasar ekspor melalui Gerai Ekspor Sultra (GETRA). Berbagai kegiatan seperti pameran produk unggulan, business matching, festival kuliner, kompetisi kopi, hingga fashion show diharapkan mampu memperluas jejaring usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Selain itu, Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Sulawesi Tenggara telah mencapai sekitar 350 ribu pengguna atau meningkat sekitar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi indikator semakin berkembangnya transformasi digital di sektor perdagangan dan UMKM di daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Topan Sopuan, menyambut baik penyelenggaraan Sultra Maimo 2026 sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat perekonomian daerah.

"Kementerian Hukum mendukung penuh upaya peningkatan daya saing UMKM melalui perlindungan kekayaan intelektual. Merek, hak cipta, desain industri maupun bentuk kekayaan intelektual lainnya merupakan aset penting yang mampu meningkatkan nilai ekonomi produk lokal sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha," ujar Topan.

Topan menambahkan, Kanwil Kemenkum Sulawesi Tenggara terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, melalui layanan konsultasi dan pendaftaran kekayaan intelektual agar produk-produk unggulan Sulawesi Tenggara semakin terlindungi dan memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Kehadiran Kanwil Kemenkum Sulawesi Tenggara pada Sultra Maimo 2026 juga menjadi bagian dari sinergi antarinstansi pemerintah dalam mendukung penguatan ekonomi daerah yang inovatif, inklusif, dan berbasis hukum. Melalui momentum ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang menyadari pentingnya perlindungan hukum atas karya dan produknya sebagai modal untuk berkembang di era ekonomi digital.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....