Tim Buser 77 Polresta Kendari Ringkus Tujuh Pelaku Pengeroyokan di Tugu Adibahasa Kendari

KBRN, Kendari: Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap tujuh pelaku pengeroyokan seorang pemuda di Tugu Adibahasa Lepo-Lepo yang terjadi pada 7 Mei 2020 lalu.

Tujuh pelaku ini ditangkap pada tempat berbeda pada Selasa (28/5/2022) setelah Polisi melakukan penyidikan mendalam dan mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk menangkap para tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan kronologi kejadian penyeroyokan tersebut terjadi hari minggu 7 Mei 2022 sekitar pukul 02.00 dimana korban bersama teman-temannya akan pulang ke rumahnya di Desa Alebo Jaya Kec. Konda Kab. Konawe Selatan setelah selesai dari bermain Bilyard. 

Setelah melintas di sekitaran Bundaran Adi Bahasa tiba-tiba korban dan teman-temannya dihadang oleh orang tidak dikenal kurang lebih sebanyak 10 orang dengan menggunakan sepeda motor dan saling berboncengan 

Para melemparkan parang kearah kaki korban dan menendang motor korban yang mengakibatkan korban terjatuh dan masih sempat berusaha melarikan diri dan kembali dikejar oleh OTK dengan menggunakan parang

“yang mana kemudian OTK langsung menebasnya hingga mengakibatkan pergelangan tangan sebelah kanan robek. Dari serangan itu korban masih bisa bangkit lalu berlari kerumah salah seorang warga untuk meminta pertolongan,” Jelas AKP Fitrayadi dalam keterangan persnya.

Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, selanjutnya Tim Buser77 Satreskrim PolresTa Kendari melakukan pencarian terhadap Tersangka untuk dilakukan penangkapan. 

Selanjutnya Tersangka berinsial RA berhasil ditangkap  di keurahan Sodohoa, kecamatan Kendari Barat,  Sementara tersangka MFH, RH, MR dan A diamankan dikamar kos di kecamatan Wua-wua Kota Kendariserta Tersangka R berhasil dirumahnya di Bypass Jl. Laode Hadi Kec. Wua-Wua Kota Kendari

“Pelaku ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup patut diduga telah melakukan tindak pidana Pengeroyokan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170  KUHP dengan ancaman 5 tahun 6 bulan kurungan,” Ujar AKP Fitrayadi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar