Warga Kendari Tertangkap Tangan Terima Paket Ganja

paket ganja

KBRN,Kendari: Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kendari bersama Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil menggagalkan pengiriman satu paket narkotika jenis ganja dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibawa menuju Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dikirim melalui ekspedisi pengiriman barang dan jasa. Kamis (19/5/2022)

Berdasarkan alamat, penerima paket berisi ganja adalah seorang wanita berinisial HAR (26) warga Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima Bea Cukai Kendari pada hari Sabtu 14 Mei 2022 dari Bea Cukai Sibolga – Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Utara, bahwa terdapat 1 paket kiriman ekspedisi domestik dari Kabupaten Wajo tujuan Kota Kendari dimana paket tersebut diduga berisikan narkotika jenis ganja yang diberitahukan sebagai Stick Band.

“Dari informasi itu, Unit Pengawasan Bea Cukai Kendari segera menindaklanjuti kemudian berkoordinasi dengan perusahaan ekspedisi untuk memonitor pergerakan paket tersebut,”ungkap Purwatmo Hadi Waluja.

Lebih lanjut Purwatmo Hadi menjelaskan, hari Rabu 18 Mei 2022, Bea Cukai Kendari mendapatkan informasi bahwa paket tersebut sudah sampai di warehouse perusahaan ekspedisi di Kendari.

“Tim Bea Cukai Kendari segera bergerak ke TKP untuk melakukan identifikasi terhadap paket tersebut. Dari hasil identifikasi, diperoleh kepastian benar paket tersebut berisikan narkotika jenis ganja,”jelasnya.

Hasil identifikasi itu, kemudian Bea Cukai Kendari melakukan koordinasi dengan BNNP Sultra dalam rangka melaksanakan penindakan atau penangkapan terhadap pelaku.

Kemudian hari Kamis 19 Mei 2022, dilakukan pengantaran paket tersebut ke alamat sesuai yang tertera pada resi pengiriman yaitu kepada tersangka HAR beralamat di Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia Kota Kendari.

“Tersangka dan barang bukti kemudian langsung diamankan di Kantor BNNP Sultra untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tutur Purwatmo Hadi Waluja.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar