OJK Sultra; Jangan Asal Klik Tawaran Pesan Singkat Pinjaman Online, Data Pribadi Bisa di Retas

KBRN, Kendari: Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika menerima tawaran pinjaman online (Pinjol) yang dikirim melalui pesan singkat. 

Kepala OJK Sulawesi Tenggara Arjaya Dwi Raya menjelaskan, jika ada tautan link yang dikirim melalui pesan singkat SMS/WA jangan langsung di klik karena data-data pribadi termasuk seluruh nomor kontak handphone bisa diretas oleh oknum perusahaan pinjaman online ilegal tersebut.

“Jadi saran kami dari OJK pada masyarakat jangan mengklik tautan atau menghubungi kontak. Biasanya Pinjol illegal itu mengirimkan SMS tuh atau ke WA, jangan sekali-kali di klik, itu pasti illegal,” Jelas Arjaya Dwi Raya kepada RRI, Selasa (19/10/2021).

Menurut Arjaya, untuk mengetahui pinjaman online tersebut illegal atau tidak, bisa dilihat dari beberapa ciri-ciri khusus, seperti tidak mempunyai izin di OJK, tidak memiliki kantor jelas, tidak memiliki layanan pengaduan, bunga dendanya bisa mencapai 1-4 persen perhari, biaya tambahan lainnya sangat mencekik bisa mencapai 40 persen dari total pinjaman.

Selain itu, ciri lain Pinjol illegal yakni jangka waktu pinjaman singkat dan tidak sesuai dengan kesepakatan, sering meminta akses pribadi untuk meneror peminjam yang gagal bayar.

Dijelaskan, dalam beberapa kasus pinjaman online, penagihan bahkan dilakukan dengan cara intimidasi, pengancaman, terror hingga pelecehan.

OJK menyarankan jika masyarakat harus melakukan pinjaman online, terlebih dahulu harus mengecek keabsahan dari perusahaan Pinjol tersebut di situs OJK atau bisa menghubungi contact centre OJK di nomor 157 atau di nomor Whatsapp 081157157157

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00