BNNP Sultra Tangkap Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Sabu

KBRN, Kendari : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi tenggara (Sultra) menangkap pria berinisal NR (46) yang di duga sebagai pengedar Narkotikan golongan I jenis Sabu dengan berat satu kilogram.

Pria yang sehari – harinya berprofesi sebagai nelayan ditangkap dirumahnya di lorong meohai, Kelurahan Kolakaasi, kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka pada selasa (21/9/2021) sekitar pukul 07.00 wita.

Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting saat memberikan keterangan persnya di kantor BNNP Sultra, Rabu (22/9/2021) mengungkapkan pada penangkapan tersebut petugas dari BNNP Sultra berhasil mengamankan barang bukti 20 bungkus sabu dengan total keseluruhan 1.0002,97 gram atau satu kilogram dan barang bukti tersebut hasil penggeledahan di rumah pelaku.

“Jadi berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkotika di sekitar kelurahan Kolakaasi, selanjutnya selanjutnya petugas BNNP Sultra berangkat ke Kolaka untuk melakukan penyelidikan yang mendalam, kemudian pada hari Selasa tanggal 21 September 2021 sekitar pukul 07.00 wita petugas berhasil mengamankan 1 (Satu) orang tersangka berinisial NR Alias I  KKG di rumah tersangka dan saat itu tersangka kedapatan membawa barang bukti.” Tutur Brigjen Pol Sabaruddin Ginting.

Menurut Sabaruddin Ginting dari hasil pemeriksaan Pelaku mengakui dalam menjalankan aksinya mengedarkan sabu dengan modus sistem tempel yang di kendalikan oleh seseorang yang saain masih dalam penyelidikan petugas BNNP Sultra.

 “Jadi pelaku ini mengedarkan sabu dengan sistem tempel yang diperintah oleh seorang pria berinsial KU dan Pelaku saat ini masih dalam pengejaran petugas.” ungkap kepala BNNP Sultra

Kepala BNNP Sultra menambahkan Kini NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kepemilikan sabu 1 kilogram pasca ditangkap dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, NR diamankan di rumah tahanan (Rutan) BNNP Sultra.

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 dan pasal 127 ayat 1. Ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur didup, pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.” ungkap Sabaruddin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00