Jajaran Polda Sultra Ungkap 5,6 Kg Narkotika Jenis Sabu

Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu yang Berhasil Disita Aparat Kepolisian

KBRN,Kendari: Selama periode Januari hingga Juli 2021, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 5,6 kg.

“Barang bukti  itu merupakan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan Ditres Narkoba dan Satres Narkoba Polres jajaran Polda Sultra,” ungkap Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Minggu (01/08/2021).

Menurut Eka, sepanjang Januari sampai 31 Juli 2021 telah mengungkap 319 tindak pidana narkoba dengan barang bukti (BB) yang disita sebanyak 5,6 kg sabu-sabu. Selain itu, polisi juga mengamankan 23,35 gram tembakau gorila dan 72,11 gram ganja.

“Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan tindak pidana narkoba di wilayah hukum Polda Sultra di antaranya Ditresnarkoba Polda Sultra, Polres Kendari, Polres Konawe, dan Polres Kolaka,” papar Eka Faturrahman.

Selanjutnya, Polres Kolaka Utara, Polres Konawe Selatan, Polres Bombana, Polres Muna, Polres Baubau, Polres Buton, Polres Wakatobi, Polres Buton Utara, dan Polres Konawe Utara.

"Dari hasil pengungkapan tersebut, anggota kepolisian mengamankan 374 tersangka," imbuhnya.

Keberhasilan polisi mengungkap tindak pidana kasus narkoba, tak lepas dari kerja sama dengan instansi lain, termasuk masyarakat yang melaporkan jika melihat tindak pidana narkoba di lingkungannya.

Karena itu, Eka Faturrahman juga mengimbau agar masyarakat tidak terlibat penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba karena jika terlibat apalagi mengedarkan akan terancam Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

"Ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun," kata Eka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00