Sipir Lapas Kendari Dilarang Membawa Ponsel Saat Bertugas

Abdul Samad Dama, kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari.

KBRN,Kendari: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari, menerapkan kebijakan pelarangan bagi seluruh sipir membawa ponsel (Handphone) saat bertugas, untuk mencegah peredaran gelap narkoba yang melibatkan Narapidana (Napi)

“Kebijakan pelarangan atau penyitaan Handphone sipir dilakukan berdasarkan instruksi kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara,” ungkap Abdul Samad Dama kepala Lapas Kelas II A Kendari, Minggu (01/08/2021).

Menurut Abdul Samad, sejauh ini ada indikasi jika Narapidana dan oknum sipir, saling melakukan kerjasama dalam hal peredaran gelap narkoba.

“Telepon genggam petugas sipir, akan disita di Pos Pengawasan dan Pemeriksaan, tepat berada di gerbang masuk Lapas Kendari,” jelasnya.

Kebijakan melarang petugas membawa telepon genggam saat melakukan tugas menjaga narapidana, dilakukan sebagai upaya meyakinkan kepada masyarakat bahwa petugas tidak terlibat pada peredaran gelap narkoba yang melibatkan Napi.

Pihak Lapas Kendari, sejauh ini juga telah memasang sebuah alat pengacak sinyal atau "Jammer" untuk mencegah Napi mengendalikan peredaran gelap narkoba melalui telepon seluler.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00