Pemprov Sultra Bersama OJK Sultra Komitmen Pulihkan Ekonomi Nasional di 2021

KBRN, Kendari: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara Mohammad Fredly Nasution turut mengikuti pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) yang digelar secara virtual bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Jum’at (15/1/2020)

Kegiatan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini turut pula diikuti oleh Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Abdurrahman Saleh, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Bimo Epyanto , Walikota Kendari Sulkarnain Kadir serta pimpinan bank dan pelaku industri jasa keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 merupakan badai besar yang membawa guncangan hebat bagi perekonomian dan pasar keuangan global. Perekonomian nasional pun terkontraksi cukup dalam, sehingga menekan kinerja sektor riil dan mengurangi pendapatan masyarakat. 

Untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19, OJK telah mengeluarkan berbagai kebijakan forward looking dan countercyclical policies yang ditujukan untuk mengurangi volatilitas pasar, memberikan ruang bagi sektor riil untuk dapat bertahan, serta menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Pemerintah dan Bank Indonesia juga sangat membantu dengan stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang akomodatif.

“Kebijakan-kebijakan tersebut sangat efektif sehingga perekonomian domestik secara bertahap terus membaik. Selain itu, stabilitas sistem keuangan sampai saat ini masih terjaga dengan baik,” kata Wimboh.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi berharap Pemerintah Daerah bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan bekerjasama lebih keras lagi untuk membantu memulihkan ekonomi nasional. Ada beberapa sektor yang menjadi perhatian bersama diantaranya sektor pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM dan koperasi. 

“Nah disemua ini bagaimana UMKM kita dan koperasi kita bisa berjalan? Nah kita minta dukungan dari perbankan. Kita harus memberikan edukasi dan pemahaman bahwa bila mereka ingin mengembangkan usahanya, maka akanlebih baik mereka menggunakan dana-dana yang ada di perbankan” Jelas Ali Mazi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00