Sektor Pertambangan dan Penggalian Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Sultra

KBRN, Kendari: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari mencatat, sektor pertambangan dan penggalian menjadi penyumbang pajak terbesar di Sulawesi Tenggara dengan kontribusi sebesar 20,13 persen atau Rp181,9 Milyar hingga semester I 2022.

Kepala KPP Pratama Kendari Muhammad Yusrie Abbas menjelaskan, bila dibandingkan dengan semester I tahun 2021 lalu, jumlah pajak dari sektor pertambangan hanya sebesar Rp163,3 Milyar.

Menurutnya rendahnya pembayaran pajak di tahun 2021 lalu karena masih dalam pandemic Covid 19 serta turunnya harga nikel di pasar internasional yang berimbas pada pendapatan di sektor pertambangan.

“Masing-masing WP (Wajib Pajak) sektor tambang cukup naik signifikan karena didorong oleh harga komiditas yang meningkat,” Ujar Muhammad Yusrie Abbas

Muhammad Yusrie menambahkan selain sektor pertambangan yang menjadi penyumbang pajak terbesar, ada beberapa sektor lain yang turut memberikan kontribusi pajak pada semester I 2022 ini yakni sektor perdagangan besar dan eceran senilai Rp152,2 Milyar, Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Rp144,3 Milyar.

Kemudian terdapat sektor jasa keuangan dan asuransi Rp97,6 Milyar, sektor kontruksi Rp96,1 Milyar serta sektor transportasi dan pergudangan sebesar Rp70,9 Milyar.

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari terus melakukan perluasan basis data dengan penambahan objek dan subjek pajak baru sehingga penerimaan pajak akan terus meningkat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar