Buteng Genjot Program Sikomandan Tingkatkan Populasi Sapi

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Buton Tengah Pemran ditemui RRI di Stand Pameran Dinas Tanaman pangan dan Peternakan Provinsi,(Dok.RRI)

KBRN, Baubau : Sejak dua tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Buton Tengah  (Buteng) melalui Dinas Pertanian mulai mengenalkan  program nasional sapi kerbau komoditas andalan negeri (SIKOMANDAN) kepada para peternak, dengan memprioritaskan pengembangan ternak sapi.Jumat,(27/5/2022).

Program Sikomandan sebelumnya dikenal sebagai Upaya Khusus Indukan Sapi/Kerbau Wajib Bunting (Upsus Siwab) namun berganti nama pada tahun 2020.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Buton Tengah Pemran  mengatakan, program tersebut sebagai upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi bunting di wilayah Buteng dengan harapan setelah program tersebut berhasil dapat memenuhi produksi daging sapi secara nasional.

“Kita masih dalam tahap pengenalan, tetapi sudah ada hasil program tersebut walaupun belum begitu besar jumlahnya,”tutur Pemran.

Selama dua tahun pengembangan, hasil program sudah mulai terlihat namun belum begitu signifikat.

Ia menyebutkan, populasi sapi di wilayah kerjanya sekitar 5.000 ekor dominan sapi bali, seluruh sapi diakuinya menopang kebutuhan daging di kota Baubau dan kabupaten sekitarnya.

Lanjut Pemran menjelaskan, selain sapi bali,   bibit yang  kembangkan juga peranakan sapi luar seperti jenis limosin dan Brahman, hasil persilangan keduanya diyakini akan lebih besar dari sapi pada umumnya dengan inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik.

Untuk mempercepat populasi, kepada pada peternak diimbau menghidari penjualan sapi betina bunting termasuk tidak menjual    sapi betina produktif sebagai pengembangan poluplasi kedepannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar