Bombana Hadirkan Kopi Walet dan Terasi udang di Pameran HUT Sultra

Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Kabupaten Bombana Irma ditemui RRI di Pameran Hut Sultra ke 58 di Kota Baubau(Dok.RRI)
Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Kabupaten Bombana Irma ditemui RRI di Pameran Hut Sultra ke 58 di Kota Baubau(Dok.RRI)
Stand Pameran Kabupaten Bombana,(Dok.RRI).jpeg

KBRN, Baubau : Dimomen HUT Sulawesi Tenggara ke 58 yang berlangsung di Kota Baubau terdapat ribuan produk UMKM dari 17  kabupaten Kota terpajang bebas di seluruh stand pemerintah daerah di Alun alun Kotamara.

Khusus Kabupaten Bombana produk UMKM yang paling menjadi primadona adalah kopi wallet dan terasi udang khas Bombana berbentung bulat hingga serbuk yang menjadi langganan banyak warga di beberapa daerah juga populer di Baubau.

Ditemui RRI saat pameran berlangsung,  Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkop Kabupaten Bombana Irma menyebutkan, harga produk UMKM yang dipajang sangat ramah di kantong seperti gula aren khas kabaena kemasan saset mulai Rp 3.000,  dan produk dengan harga tertinggi adalah kopi wallet seharga Rp 150.000 dan sarung tenunan tradisional khas bombana seharga Rp 350.000 lembar.

“Kita ada Kopi walet, Dompo dari poleang, terasi dari Rumbia semua produk yang telah diolah kita pajang di pameran ini, kita juga paling banyak tanaman kelapa jadi diolah menjadi minyak goreng dan Kopra,”tutur Irma. Senin 23 Mei 2022 malam.

Lanjut Irma selain produk UMKM jenis pangan, kerajinan tangan seperti tas rajut dan sejumlah miniature juga menghiasi panggung stand kabupaten Bombana.

Menurutnya  selain kopi wallet dan terasi, produk yang unggul dan membedakan dengan daerah lain di Sultra adalah gula aren khas bombana, Gula Kelapa asal Kabaena dan dompo aneka rasa.

Selain produk UMKM, di Pameran tersebut juga hasil perikanan, pertanian serta  memajang aneka hasil pertambangan seperti tanah yang mengandung emas dan nikel yang menjadi perhatian banyak pengunjung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar