Konsep Pulau Itik Pulau Makassar didukung Pemerintah Pusat

Peternakan Itik Jenis Alabio (Foto:IST)
Dinas Pertanian Baubau Salurkan Ribuan Ekor Itik Kepada Peternak di Pulau Makassar (Foto:IST)

KBRN, Baubau : Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Rais menyebutkan program pemkot Baubau untuk menjadikan pulau makassar menjadi pusat peternakan itik atau pulau itik mendapat respon positif dari pemerintah pusat.

Rais mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya bersama pimpinan dan anggota DPRD telah melakukan kunjungan langsung ke Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian untuk membicarakan program pengembangan peternakan di Kota Baubau.

Konsep pulau itik yang diajukan itu kata Rais langsung direspon positif karena dianggap unik dan sangat jarang ada di Indonesia. Apalagi ternak itik bukanlah hal baru bagi masyarakat setempat, sejak dulu warga pulau makassar telah beternak itik namun belum berhasil.

“Disaat kami menyampaikan konsep tentang pulau itik itu ternyata mereka sangat respon sekali karena konsep seperti itu di Indonesia masih jarang dalam rangka pengembangan peternakan,” terang Muhammad Rais dalam rapat RTRW beberapa waktu lalu.

Hanya saja kata Rais, permintaan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam mendukung program ini Pemkot Baubau harus memasukannya ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebab programnya melibatkan satu pulau, bukan hanya kawasan tertentu. Jika dokumen ini telah dipenuhi maka bantuan dari pemerintah pusat akan mudah didapatkan.

“Mereka akan siap membantu kita. Bahkan disampaikan untuk disusun kembali dokumen proposalnya karena kalimatnya adalah satu pulau yang dieksplore menjadi satu kawasan dan ini jarang ditemukan. Kami harapkan Dinas PUPR dapat memasukan ini ke dalam RTRW, sebab pemerintah siap membantu wujudkan mimpi kita,” pungkasnya.

Seperti diketahui program pulau itik ini sudah terwacana sejak beberapa tahun terakhir. Di tahun 2021 lalu, Dinas Pertanian telah membagikan sekira 1500 ekor itik jenis Alabio kepada kelompok peternak untuk dikembangkan.

Harapannya kebutuhan protein telur itik masyarakat dapat terpenuhi, salah satunya bahan baku pembuatan martabak telur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar