Pemkot Baubau Jamin Stok Pangan Jelang Nataru 2022

Ilustrasi- salah satu toko sembako di Baubau,(Dok.RRI).jpg

KBRN,  Baubau : Pemerintah Kota Baubau menjamin  tidak akan kelangkaan barang menjelang perayaann Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang.

Kepala Dinas Perindutrian dan perdagangan (Dsperindag) Kota Baubau La Ode Ali hasan menyebutkan, stok pangan utamanya beras saat ini sangat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan kedepan begitupun dengan harga barang masih relatif stabil.Sabtu,(4/11/2021).

Agar tidak terjadi fluktuasi harga, Kadis Perindag meminta para kaum ibu tidak panik dan menyetok bahan makanan berlebihan jelang Nataru, sehingga harga barang tidak bergejolak dan melonjak tajam.

“Stok Pangan kita aman jelang Nataru utamanya beras sampai 3 bulan mendatang,”tutur Ali Hasan.

Memasuki awal Desember lanjutnya, sejumlah harga barang dominan turun dibanding pekan sebelumnya seperti aneka sayuran  hingga ayam kampung dari Rp 175.000 turun  menjadi Rp 150.000 perekor.

“Bawang merah dari Rp 30.000 turun Rp 28.000 perkilo, karena stok melimpah dan kebutuhan menurun suplay dari Bima juga  cukup banyak,  bawang putih dari Rp 35.000 turun Rp 30.000 perkilo karena stok melimpah dan stok Surabaya juga banyak, cabe merah besar dari Rp 50.000 turun Rp 45.000, bawang bombai dari Rp 35.000 turun Rp 28.000 perkilo,”tambahnya.

Selain karena pasokan bahan pangan  melimpah dari sejumlah daerah, tingkat permintaan dan konsumsi warga akhir-akhir ini menurun bahkan pasokah pangan dari kota Baubau juga di distribusi ke beberapa Kabupaten terdekat.

Sementara harga pangan yang naik diantaranya minyak goreng kemasan 5 liter seperti bimoli dari Rp 95.000 naik Rp 100.000, begitupun mereka fortune dari Rp 87.000 naik Rp 97.000. Lanjutnya Kenaikan tersebut dipicu naiknya harga ditingkat distributor dan dan suplay dari daerah Surabaya agar terlambat.

“Minyak merek Sania naik dari Rp 89.000 naik menjadi Rp 97.000, sayur kol dari Rp 15.000 naik Rp 18.000 karena stok terbatas dan suplay dari Makassar agak kurang, selanjutnya Buncis dari Rp 12.000 naik Rp 15.000 karena  hasil panen petani menurun terakhir wortel dari Rp 12.000 naik Rp 14.000 karena jumlah terbatas dan pasokan dari Makasaar berkurang,”sebut Ali Hasan.

Adapun harga pangan lainnya beras premium kisaran Rp 11.200 hingga Rp 11.600 perkilogram, sedang beras biasa Rp 8.000 perkilo. Selain itu harga daging sapi masih Rp 130.000 perkilo begitupun gulapasir Rp 14.000 perkilogram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar