Balai POM Sultra, Laporkan Calo atau Petugas Penerima Gratifikasi Saat Mengurus Izin Edar

Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) Yoseph Nahak Klau,(Dok.RRI).jpg

KBRN, Baubau : Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra)  Yoseph Nahak Klau mengimbau pelaku UMKM di Wilayah Kepton mengurus sendiri perzinannya tanpa bantuan calo atau biro jasa lainnya.

Ia menyatakan, bahwa pengurusan izin edar BPOM RI Makanan Dalam (MD) tidaklah sulit karena pendaftaran bisa dilakukan mandiri secara daring di rumah lewat  situs http://registrasipangan.pom.go.id/rumahRPO.

“Sekarang daftar pake aplikasi, tidak perlu bayar,  jika masyarakat menemukan itu (calo) atau gratifikasi silahkan lapor, ada nomor saya di instagram BPOM Kendari,” kata Yoseph saat kegiatan sosialisasi jemput bola registrasi pangan di salah satu Hotel Baubau.Rabu,(16/6/2021).

Yoseph menegaskan jika ada petugas Loka Pom yang menawarkan jasa pengurus perizinan dengan imbalan tertentu, jangan segan melapor melalui instagram BPOM Kendari, sebab Badan POM di seluruh wilayah Indoensia telah berkomitmen menerapkan wilayah zona integritas bebas dari korupsi dan wilayah Birokrasi bersih melayani.

Menurut Yoseph, sertifikasi BPOM sangatlah penting untuk menjamin standar pangan.Selain membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk, pangan maupun kosmetik yang legal dan mengantongi izin dipastikan aman dan sehat dikonsumsi masyarakat.

“Kadang-kadang masyarakat ini maunya datang langsung jadi, tapi itu resikonya besar bagi konsumen, kita punya standar sehingga kita terus dampingi agar mereka (pelaku usaha) memenuhi standar itu, apalagi soal sanitasi dan higinitas itu tidak bisa ditawar-tawar,”tambahnya.

Apalagi tambah Yoseph tahun ini Loka Pom Baubau telah kebagian anggaran untuk melaksanakan jemput bola registrasi pangan, sehingga pelaku UMKM akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan untuk mendapatkan nomor izin edar.

Upaya jemput bola tersebut sebagai langkah BPOM mendukung UMKM agar berdaya saing dan upaya meningkatkan gairah  warga untuk berwirausaha

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00