Pekerja di Sultra Capai 1,3 Juta Orang, Sementara Pengangguran 4,22 Persen

KBRN, Kendari: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merilis, angkatan kerja pada Februari 2021 sebanyak 1.381.479 orang bertambah 17.430 orang (1,28 persen poin) disbanding Februari 2020, dan bertambah 30.387 orang (2,25 persen poin) dibanding Agustus 2020.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Sultra Ahmad Lukman menjelaskan, Penduduk bekerja di Sulawesi Tenggara pada Februari 2021 sebanyak 1.323.236 orang bertambah sebanyak 1.508 orang (0,11 persen poin) dibanding Februari 2020, dan bertambah 34.004 orang (2,64 persen poin) dibanding Agustus 2020. 

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Februari 2021 sebesar 70,76 persen, turun 0,48 persen poin dibandingkan Februari 2020, dan naik 0,93 persen poin dibandingkan Agustus 2020.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2021 sebesar 4,22 persen, naik 1,12 persen poin dibanding Februari 2020, dan turun 0,36 persen poin dibanding Agustus 2020.

Pada Februari 2021, penduduk bekerja sebesar 62,25 persen merupakan pekerja informal dengan persentase pekerja informal turun 1,42 persen poin dibanding Februari 2020.

Lapangan usaha yang menyerap penduduk bekerja paling banyak adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan, dimana persentase penduduk bekerjanya mencapai 35,91 persen pada Februari 2021.

Pada Februari 2021, tedapat 36,33 persen penduduk bekerja tidak penuh (jam kerja kurang dari 35 jam seminggu) mencakup 8,20 persen setengah penganggur dan 28,13 persen pekerja paruh waktu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00