Tiga Daerah di Kepton Belum Cairkan DAK Fisik 2021

Kepala KPPN Baubau, Nazuar, SE (Foto :RRI)

KBRN, Baubau : Penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik belum terserap maksimal oleh sejumlah Daerah penerima di Kepulauan Buton.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Baubau, Nazuar menyebutkan hingga akhir pekan lalu, dari Enam daerah yang menjadi mitranya, baru Tiga daerah yang telah melakukan pencairan anggaran tahap I, masing-masing Kabupaten Buton, Waktobi, dan Kabupaten Buton Tengah.

Sementara itu Kabupaten Buton Utara, Kota Baubau dan Buton Selatan belum melakukan pencairan. Nazuar mengatakan keterlambatan penyaluran tersebut disebabkan adanya perubahan system pengelolaan keuangan daerah dari SIMDA ke SIPD.

“Kita sudah bertemu dengan para pengelola anggaran di daerah rata-rata memang masih terkendala di system, perubahan dari SIMDA ke SIPD. Kemudian perda APBDnya juga belum tuntas,” terangnya kepada RRI, Selasa (27/4/2021).

Nazuar merincikan, Kabupaten Buton dengan total Pagu Rp 154.489.139.000 dialokasikan pada bidang pendidikan dan air minum, Kabupaten Wakatobi total pagu Rp147.373.194.000 dialokasikan untuk bidang pendidikan, jalan dan air mimum, sementara Kabupaten Buton Tengah dengan pagu Rp76.309.765.000 dialokasikan pada bidang transportasi laut.

“Kami hanya bisa mendorong mereka dan mengharapkan agar cepatlah. Bagaimanapun ini bagian dari program pemerintah yang harus kita tidak lanjuti bersama,” jelasnya.

Adapun Pagu bagi Ketiga daerah yang belum melakukan pencairan masing-masing Pemkab Buton Utara sebesar Rp93.099.914.000, Kota Baubau Rp68.676.821.000 dan Kabupaten Buton Selatan Rp67.549.813.000.

Nazuar berharap secepatnya dilakukan proses panyaluran agar segera termanfaatkan sekaligus mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00