Tingkatkan Produksi, Kelompok Usaha Katapai Sulaa Baubau Butuh Bantuan Freezer

Ketua Kelompok Usaha Ikan Asap Katapai Sulaa Linda Paliran,(Dok.RRI).jpg
Ikan Asap Katapai Sulaa ,(dok.RRI).jpg

KBRN, Baubau : Usaha Ikan Asap Katapai Sulaa Kota Baubau mengalami  sejumlah kendala dalam pengelolaannya mulai dari  media penyimpanan dan harga bahan baku jenis Ikan Tuna.Rabu (21/4/2021).

Usaha yang baru dirintis kelompok Ibu-ibu di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari tersebut  baru seumur jagung namun produksinya telah menembus pasar pulau Jawa.

Ketua kelompok usaha Katapai Sulaa Linda Paliran mengungkapkan, dalam seminggu pihaknya mampu memperoduksi 150  ekor ikan asap siap santap, dengan harga terjangkau mulai Rp 40 - Rp 60 ribu.

“Kami sudah diskusikan bersama Pemerintah bahwa kendala kami pertama itu bahan baku,  kami mengambil rantai pasar yang begitu panjang sehingga mengakibatkan ikan yang kami beli mahal, kami berharap bisa membeli ikan disuplier pertama,”kata Linda.

“Kami berharap Pemerintah mau membantu peralatan seperti freezer agar ketika ikan sedang berlimbah kami dapat memperduksi lebih banyak lagi dan disimpan di frezeer,”tambahnya.

Linda penyebutkan, tiga kali  dalam seminggu memproduksi ikan asap, sementara pada saat terang bulan dan cuaca buruk berhenti melakukan aktifitas pengasapan.

Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih, berupa alat penyimpanan seperti frezeer agar kelompok usahanya jauh lebih berkembang dan menyerap tenaga kerja.

Ia  mengaku akhir tahun lalu, mendapatkan bantaun dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM berupa oven pengasapan ikan dengan daya tampung 50 ekor.

Alat tersebut diakuinya telah digunakan secara optimal sebagai alat memproduksi  ikan asap.

Sebelumnya kata Linda, kelompoknya yang beranggotakan 15 orang itu menggeluti usaha Catering, namun setelah pandemi covid 19 melanda dan menurunnya  pesanan makanan, para ibu-ibu banting setir beralih ke usaha ikan asap sesuai dengan potensi wilayahnya.

Produk ikan asap yang berlokasi di Perumahan Nirwana Indah itu juga didorong dan dibina oleh Bappenas, melalui proyek National Support for Local Investment Climate/ National Support for Enhancing Local and Regional Economic (NSLIC/NSELRED) atau Penciptaan Iklim Investasi dan Pengembangan Ekonomi Lokal kerjasama Pemerintah Kanada dengan Indonesia.

“Kota Baubau menjadi salah satu penerima manfaat dan Katapai Sulaa inilah yang didorong pengambangannya,”tutup Linda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00