Bappenas Rekomendasikan Program Pembangunan Prioritas di Sultra 2022

Musyawarah Rencana Pembangunan Regional (Musrenbangreg) Sulawesi Tahun 2021 di Kendari (Frans)

KBRN,Kendari: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN-RI), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merekomendasikan sejumlah program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun anggaran 2022 mendatang.

Rekomendasi tersebut terungkap dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Regional (Musrenbangreg) Sulawesi Tahun 2021, yang berlangsung di Kendari, 19 April 2021, dengan tajuk Menuju Pemulihan Ekonomi Sulawesi 2022.

Perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN-RI)/ Bappenas Mohammad Roudo mengungkapkan, proyek-proyek yang menjadi fokus perencanaan dan pendanaan tahun anggaran 2022 tersebut, diantaranya, penguatan jaminan 350 koperasi petani dan nelayan.

“Selain itu, pemerintah juga fokus pada pendidikan dan pelatihan vokasi industry 4.0, jalan trans pada 18 pulau tertinggal, terluar dan terdepan, integrasi bantuan sosil menuju skema perlindungan sosial dan 10 destinasi pariwisata prioritas, khususnya di Wakatobi,” jelas Mohammad Roudo.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro mengungkapkan, dari enam provinsi di Sulawesi, Sultra merupakan provinsi yang paling rendah menganggarkan Realokasi APBD Penanganan Covid -19 dalam Tahun Anggaran 2020.

“Pemprov Sultra melakukan Realokasi APBD Penanganan Covid-19 sebesar Rp16,88 miliar. Jumlah tersebut tidak mempengaruhi kinerja penanganan Covid-19 di tingkat provinsi,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sultra Ali Mazi, menyatakan, salah satu tujuan utama Musrembang regional Sulawesi Tahun 2021 yakni memberikan penguatan dan dorongan kepada seluruh instansi demi kemajuan pembangunan daerah maupun Nasional.

“Saya berharap pemerintah provinsi se-Sulawesi dapat bersinergi sehingga harapan yang diinginkan dapat dicapai bersama-sama demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Ali Mazi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00