Pemkot Baubau Nilai Kenaikan Harga Komoditas Pangan Masih Wajar

KBRN, Baubau: Dinas Perdagangan dan Perindustrian(Disperdin) Kota Baubau Sulawesi Tenggara(Sultra) menilai kenaikan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok pada awal Ramadan 2021 masih terbilang wajar. 

Dari data Disperdin Baubau, komoditas pangan yang mengalami kenaikan tersebut antara lain minyak goreng naik menjadi Rp 17.000 per liter dan telur ayam ras ukuran sedang naik jadi Rp 50.000 per rak.

Menurut Kepala Disperdin Kota Baubau, La Ode Ali Hasan, kenaikan harga dua komoditas tersebut masih terbilang wajar karena kenaikannya hanya Rp1.000 sampai Rp2.000. Kenaikan harga itu terjadi saat memasuki bulan Ramadan hingga saat ini. 

"Jadi kenaikan tidak wajar itu kecuali dia melebihi 20 persen. Sementara kita liat hari ini dipasaran kenaikan harga komoditas pangan masih wajar termasuk minyak goreng yang naik hanya Rp1.000,"ungkap Ali Hasan kepada RRI Senin(19/4/2021). 

Lebih lanjut Ali Hasan juga menjelaskan kondisi kenaikan harga minyak goreng ini bukan hanya terjadi di pasaran kota Baubau melainkan terjadi secara Nasional. 

"Bahkan(kenaikan minyak goreng-red) ini tingkat Internasional juga karena CPO. Jadi kenaikannya itu serentak disemua daerah-daerah lain di Indonesia,"ungkapnya.

Menurutnya, kondisi gejolak harga saat bulan Ramadan merupakan hal yang biasa terjadi karena permintaan konsumen meningkat. Meski begitu pihaknya tidak tinggal diam untuk selalu berupaya menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok, menjamin kelancaran distribusinya dan memastikan stoknya tersedia. 

Ali Hasan menambahkan, sampai saat ini untuk stok bahan kebutuhan pokok ditingkat distributor Kota Baubau masih aman. Pihaknya juga berencana akan menggelar pasar murah disejumlah titik bila harga bahan kebutuhan pokok jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini masih terjadi kenaikan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00