Akibat Cuaca Buruk, Permintaan Izin Melaut Kapal Perikanan di Baubau Tercatat Menurun

Syahbandar Pelabuhan Perikanan Wameo, Amrullah Gafaruddin (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Tidak menentunya kondisi cuaca, angin kencang dan gelombang tinggi diperairan Buton berdampak pada penurunan aktivitas pelayaran kapal perikanan di Kota Baubau.

Syahbandar Pelabuhan Perikanan Wameo, Amrullah Gafaruddin mengatakan, menurunnya aktivitas pelayaran kapal perikanan di Baubau itu diketahui dari berkurangnya jumlah permintaan izin berlayar kapal-kapal perikanan.

“Disini yang datang mengurus izinnya tidak setiap hari, masa izin berlayarnya berlaku selama Tujuh hari, karena nelayan Baubau rata-rata hanya beropersi selama sehari kemudian kembali (one day fishing). Tapi memang persentasenya ada penurunan,” jelas Amrullah Gafaruddin saat ditemui RRI, Senin (22/2/2021).

Amrullah tidak merinci berapa persentase penurunannya, namun kondisi ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.

“Satu-Dua bulan ini terjadi penurunan pelaporan, karena disebabkan kondisi cuaca, gelombang tinggi dan tidak menentu dan anginnya, kemudian ikan kurang makan. Sehingga nelayan memikirkan biaya jika tetap keluar,” tambahnya.

Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini juga lanjut Amrullah berdapak pada terbatasnya pasokan umpan hidup, hal inipun membuat kapal-kapal perikanan yang berukuran 10 Gross Tone (GT) itu memilih untuk tidak melaut.

Kurangnya nelayan Baubau yang melaut juga berdampak pada berkurangnya ketersediaan ikan dipasaran, alhasil harga ikan segar di Baubau masih melangit.

“Selain itu walau ikan makan, tapi umpannya tidak ada. Mereka (nelayan kapal fiber) selalu menunggu dipanggil sama nelayan yang mencari umpan. Disini kapal pancing ikan cakalang itu ketergantungan pada umpan ikan hidup. Kalau tidak ada umpan, tidak bisa operasi,” tambahnya lagi.

ASN di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari itu menyebutkan, selain tupoksinya mengeluarkan surat persetujuan berlayar apabila kapal yang telah diperiksa laik laut, laik tangkap dan laik simpan, dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini Amrullah selalu mengingatkan kepada para nahkoda dan pemilik kapal ikan untuk mempertimbangkan baik-baik faktor keselamatan sebelum melakukan operasional penangkapan ikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00