Komisi III DPRD Kota Kendari Minta Dinas PUPR Proses Lorong Sagori Masuk Aset Pemkot

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari

KBRN,Kendari: Permasalahan jalan umum di Lorong Sagori, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu Kota Kendari yang merupakan tanah besertifikat, akhirnya selesai dengan baik, dengan catatan, pemilik lahan menyerahkan sebagian tanahnya sebagai jalan tapi tidak merugikan dia sebagai pemilik lahan dalam artian, pemerintah kota khususnya DPRD dan eksekutif untuk bertanggungjawab atas kebutuhan masyarakat.

Kesepakatan damai dengan syarat itu, dicapai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Kendari bersama pemilik lahan, Dinas PUPR dan BPN Kota Kendari, bertempat di ruang rapat DPRD Kota Kendari, Selasa kemarin, (09/08/2022).

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Rajab Jinik mengatakan permasalahannya adalah jalan tersebut melalui tanah bersertifikat yang dimiliki oleh masyarakat. Oleh karena itu pihaknya mengundang pihak terkait termasuk PUPR dan BPN.

“PUPR menyebut lorong sagori belum terdaftar dan tercatat sebagai aset pemerintah Kota Kendari. Mengingat setiap jalan di kota ini yang terdaftar di PUPR otomatis menjadi aset dan menjadi tanggungjawab pemerintah kota dalam hal pemeliharaan dan pembangunan,”ungkap La Ode Muhammad Rajab Jinik.

La Ode Muhammad Rajab Jinik juga meminta lurah dan camat untuk secepatnya mengusulkan kepada pemerintah kota dalam hal ini ke Dinas PUPR berdasarkan aturan hukum sehingga jalan tersebut tetap menjadi akses masyarakat untuk beraktivitas.

Terkait drainase yang sudah dibangun oleh Pemprov Sultra, tambah La Ode Muhammad Rajab Jinik, itu adalah persoalan lain. Tapi yang harus diselamatkan adalah jalan untuk aset kota yang nanti akan dibicarakan oleh pemerintah kelurahan dan camat sekaligus mengkomunikasikan pembebasan lahan sehingga akses jalan bisa terbuka kembali dan itu sudah disepakati di forum RDP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar