Tuntas Ikuti Pelatihan Agrobisnis, Napi Lapas Baubau Diharapkan Membuka Lapangan Kerja Baru

Kegiatan penutupan pelatihan Agrobisnis bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) ,(Dok.Lapas Baubau)
Kegiatan penutupan pelatihan Agrobisnis bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) ,(Dok.Lapas Baubau)
Kegiatan penutupan pelatihan Agrobisnis bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) ,(Dok.Lapas Baubau)

KBRN, Baubau : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau resmi menutup kegiatan pelatihan Agrobisnis bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) sebagai langkah peningkatan keterampilan bagi pemasyarakatan.

Pelatihan tersebut sebelumnya diikuti 80 warga binaan bekerjasama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Kota Baubau selama hampir tiga pekan dimulai 8 – 21 Juni lalu.

Ke -80 peserta tersebut sudah diseleksi dan memenuhi syarat, mereka terbagi dalam dua kelompok, 40 WBP mengikuti pembuatan pupuk sisanya budidaya tanaman sayuran.

Kepala Lapas Baubau Herman Mulawarman  berharap  kegiatan pelatihan tersebut dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sehingga bisa mengembangkan produktivitasnya serta membuka lapangan pekerjaan baru dalam bidang pertanian ketika bebas nanti.

“Setelah penutupan ini, kita akan mulai melakukan pembibitan di kampung asimilasi kita di wakonti, tentunya narapidana  yang dikeluarkan nanti sudah sesuai dengan SOP pengeluaran bagi WBP sehingga WBP dapat menerapkan ilmu yang didapat sebagai bekal bebas nanti,”kata Kalapas.Senin,(4/7/2022).

Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Baubau Muh Rais menyebutkan,  pihaknya mendukung  dan membina WBP Lapas Baubau jika telah bebas nanti melalui program kelompok tani yang merupakan gebrakan dinasnya.

“Dinas Pertanian Siap mendukung dan membina WBP saat bebas nanti,”tutur Muh Rais.

Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat oleh Kepala Dispertan di dampingi Kalapas Baubau dan Perwakilan BNNK Baubau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar