Dinas Pertanian Bombana Sosialisasikan Padi Biofortifikasi

KBRN, Bombana : Dalam upaya mengurangi angka stunting atau kekerdilan pemerintah kabupaten Bombana, Sulawesi tenggara (Sultra) melalui Dinas Pertanian setempat melakukan sosialisasi Padi Biofortifikasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana Muhammad Siarah mengatakan kabupaten Bombana mendapatkan bantuan benih padi Biofortifikasi seluas 200 hektar padi sawah yang akan di bagikan kepada kelompok petani.

“jadi bibit padi Biofortifikasi ini kita akan bagikan kepada kelompok petani di kecamatan Rumbia pada tahun ini dan tahun ini juga kita harap dapat direalisasikan, apalagi ini merupakan tahun ke dua kabupaten Bombana mendapatkan kegiatan benih padi Biofortifikasi,” tutur Muhammad Siarah, Jumat (27/5/2022).

Menurut Muhammad Siarah pembagian bibit padi Biofortifikasi ini akan di fokuskan di kecamatan Rumbia dengan rinciaan di kelurahan Doule dua kelompok tani dan kelurahan Lantowonua sebanyak tujuh kelompok tani.

“jadi bantuan bibit padi ini berasal dari menteri pertanian RI yang di peruntukkan menanggulagi Stunting di Indonesia sebab padi Biofortifikasi mengandung Zn yang lebih tinggi dan umurnya yang lebih pendek yakni 100 hari, tahan terhadap penyakit blas, tahan terhadap ras dan tahan terhadap wereng batang coklat,” ujarnya

Lebih lanjut Kepala Dinas Pertanian Bombana Muhammad Siarah menanbahkan dengan keunggulan padi biofortifikasi diharapkan dapat mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi kekurangan gizi zinc dan meminimalisir stunting di Indonesia.

“kita harap bantuan ini dapat tetap sasaran dan adapun sarana produksi yang akan di terima kelompok tani yaitu bibit padi, pupuk, NPK serta kita harap kegiatan ini dapat di manfaatkan dengan sebaik – baiknya untuk mengatasi stunting di Kabupaten Bombana pada khususnya,” harap Muhammad Siarah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar