Mulai Longgar, Perayaan Waisak 2566 Budhist Era di Kendari

Vihara Ratna Dipa Kendari

KBRN,Kendari: Perayaan Waisak 2566 Budhist Era (BE)/2022 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (sultra) oleh umat Budha mulai longgar karena tidak diberlakukan lagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Umat Buddha sudah bisa melakukan Puja Bhakti dan meditasi detik-detik Waisak tidak seperti dua tahun sebelumnya yang serba terbatas,” ungkap Sultra Gino, Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Sultra, Selasa (17/5/2022).

Menurut Gino, umat Budha di kendari sangat bersyukur karena PPKM sudah dibuka, sehingga mereka sangat bersyukur bisa melaksanakan kegiatan Puja dengan tetap pembatasan dan memakai masker.

“Pada perayaan Hari Raya Trisuci Waisak 2022 ini, kami berharap seluruh umat Budha sadar akan hidup berdampingan dengan umat yang lain, saling tenggang rasa, saling menghormati dan cinta kasih, serta belas kasih terhadap masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ketua Vihara Ratna Dipa Kendari, Janes menambahkan, perayaan Hari Raya Waisak 2022 menjadi ajang toleransi dan menjaga kebersamaan di dalam perbedaan agama.

"Kita menjunjung tinggi toleransi, saling hormat menghormati, dengan demikian hidup berdampingan walaupun berbeda kita tetap damai," katanya.

Sekitar 70 umat Buddha hadir langsung saat peringatan Hari Raya Waisak 2022 di Vihara Ratna Dipa di Lorong Jenaka Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Wua-Wua, Kendari.

Tim kepolisian berjaga di luar vihara saat proses ibadah berlangsung. Sebelumnya Tim Gegana Brimobda Polda Sultra mensterilkan Vihara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar