Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah, Ali Mazi Sebut AS Tamrin Sangat Berjasa

Gubernur Sultra, Ali Mazi Menjadi Irup Upacara Pelepasan Jenazah (Foto:RRI)
Wakil Wali Kota Baubau Menabur Bunga dan Memberikan Penghormatan Terakhir di Makam Alm. AS Tamrin (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Rintik hujan mengiringi pemakaman almarhum Dr. H Abdul Sajid Tamrin, MH, Wali Kota Baubau di pemakaman keluarga, Kelurahan Melai, Jumat malam, (14/1/2022).

Duduk dikursi roda, dengan raut sedih sang isteri tercinta, Sartini Tamrin tetap setia mengantar pria yang telah memberikannya 3 orang anak itu hingga ke tempat peristrahatan terakhir.

Iring-iringan jenazah bertolak dari rujab Wali Kota setelah di shalatkan dan diupacarakan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi.

Bagi Ali Mazi, AS Tamrin adalah salah satu putera terbaik Sultra, yang telah mendedikasikan hidupnya pada daerah. Mencetak sejumlah prestasi yang turut mengharumkan nama Sultra di kancah Nasional hingga Internasional

“Mengingat almarhum semasa hidupnya, dikenal sebagai pribadi yang bertanggungjawab terhadap tugas yang diemban. Bersahaja, ramah, ceria, humoris dan selalu peduli terhadap sesama,” jelasnya dalam upacara pelepasan jenazah.

Selain itu dalam berbagai kapasitasnya, mulai dari PNS hingga sebagai Wali Kota Baubau periode 2008-2013 hingga periode sekarang sebelum menutup usia telah banyak berjasa dalam pembangunan masyarakat dan Kota Baubau khsusnya dan secara umum bagi Sultra.

“Sehingga almarhum menjadi salah satu sosok penting dan sangat sentral perannya dalam pembangunan Kota Baubau. Banyak hal yang telah dilakukan untuk kepentingan masyarakat dan daerah. Banyak karya-karya yang telah mengangkat citra Kota Baubau sehingga ikut mengharumkan citra Sultra,” tambahnya.

Gubernur juga mengakui sosok keramahan almarhum banyak membantu kerja-kerjanya baik pada periode pertama menjabat sebagai Gubernur Sultra hingga di periodenya saat ini.

Sementara itu mewakili pihak Keluarga, kakak almarhum, Kamil Adi Karim mengucapkan terimakasih atas bantuan seluruh pihak sekaligus meminta seluruh pelayat dan masyarakat Kota Baubau untuk memaafkan jika selama hidupnya Almarhum pernah melakukan kesalahan maupun kekhilafan.

“Marilah kita turut mendoakan almarhum, mudah-mudahan husnul khatimah. Mati dengan membawa iman dan Islam dapat diampuni segala dosa dan kesalahannya dan diterima segala amal dan kebaikannya,” harapnya.

Setelah prosesi pemakaman, secara bergantian Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, Ketua DPRD Baubau Zahari, Kajari Baubau, Jaya Putera dan Sekda Roni Muhtar melakukan tabur bunga dan memberikan penghormatan terakhir kepada Wali Kota Baubau dua periode itu.

Ucapan bela sungkawa dari sanak saudara, kolga hingga kerabat dalam bentuk karangan bunga memenuhi tepian jalan balai kota dan jalan tempat peristrahatan terakhir di Kelurahan Melai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar