Terima Tropi Kota Sehat Wistara I, Baubau Siap Konsolidasi Target Wistara II

Kepala Dinas Kesehatan Siti Munawar (Kiri) dan Ketua Akselerasi Kota Baubau Sehat Dahrul Dahlan (Kanan) saat menerima Tropi dan Penghargaan Kota Sehat Wistara I di Jakarta.jpg

KBRN, Baubau : Ketua Akselerasi Kota Baubau Sehat Dahrul Dahlan  dan Kepala Dinas Kesehatan Sitti Munawar mendapatkan amanah dari Wali Kota Baubau AS Tamrin untuk  menerima Piala dan Piagam Penghargaan Swasti Saba Wisatara I dari Kementerian Kesehatan.

Penghargaan tersebut diberikan pasca pengumuman penerima penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2021 yang digelar secara virtual lewat zoom meeting dua pekan lalu tepatnya Rabu 17 November.

Tropi dan Piagam diserahkan langsung Kasubdit Kesehatan Lingkungan dari Direktorat Kesehatan Lingkungan di  Gedung Adhiyatma MPH Lantai 7 Kemenkes RI.Rabu,(1/12/2021).

Tak hanya kota Baubau, 35 Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia juga menerima penghargaan serupa mulai dari kategori Kota Sehat Klasifikai Padapa,Wiwerda hingga Wistara.

Dahrul menyebutkan, terdapat beberapa penekanan yang menjadi fokus utama daerah penerima penghargaan diantaranya mempertahankan predikat  dan sedapat mungkin meningkatkan capaian yang telah diraih.

“Mempertahankan jauh lebih berat dari pada mencapai, tahun berikutnya akan ada regulasi perpres baru terkait penyelenggaraan Kota Sehat dan mungkin penilaiannya by sistem,”tutur Dahrul dihubungi RRI di Jakarta.

Sekretaris Bappeda itu menilai, tantangan kedepan bagi daerah peraih predikat akan jauh lebih sulit, indikator tatanan kota sehat akan lebih banyak dan lebih mendetail dibandingkan penilaian tahun sebelumnya.

“Kalau reward mungkin nanti setelah ada Perpres Baru ada reward bagi daerah tetapi kita belum tau bentuknya seperti apa,”tambahnya.

Target selanjutnya kata Dahrul, Tim Akselerasi sebagai pembina kota sehat akan melaksanakan konsolidasi kelembagaan, mengingat kriteria dan indikator kota sehat kedepan akan mengacu para perpres terbaru.

“Kita harus menyiapkan strategi untuk menghadapi Wistara II tahun 2023 mendatang baik itu kelembagaan maupun strategi lainnya,”jelasnya.

Untuk Wistara II lanjutnya, capaian wilayah cakupan sedapat mungkin 80 persen dari kriteria yang telah ditetapkan dalam regulasi (Permen ataupun Perpres terbaru).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar