DP3A Baubau Imbau Warga Manfaatkan Layanan Puspaga dan UPTD PPA

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (DP3A) Baubau Wa Ode Muhibbah Suryani,(Dok.RRI)

KBRN, Baubau : Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Baubau menyebutkan kasus kekerasan terhadap pemrempuan dana anak di tahun 2021 cenderung lebih sedikit dibanding tahun 2020 lalu.Senin,(29/11/2021).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (DP3A) Baubau Wa Ode Muhibbah Suryani mengungkapkan Data bidang kekerasan perempuan dan anak menyebutkan, selama Januari hingga pertengahan November ada 16 kasus kekerasan seksual terhadap anak, sementara KDRT ada 2 kasus yang kini telah ditangani satgas PPA.

“Dalam upaya mengurangi kasus-kasus tersebut kami mengandalkan dua program, pertama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan kedua UPTD perlindungan perempuan dan perlindungan anak,”ungkap Muhibbah kepada RRI.

Muhibah mengimbau setiap perempuan dan anak  yang memiliki masalah dan mengalami kekerasan agar datang ke UPTD PPA agar didampingi permasalahhnnya hingga tuntas.

“dapun layanan hotline Puspaga yang dapa diakses warga di nomor 0823 4566 8822 layanan tersebut gratis bagi seluruh masyarakat kota Baubau,”harapnya.

Terpisah salah satu Konselor Puspaga Baubau Ainun Zaujah mengatakan,melalui program Puspaga warga masyarakat dapat memperoleh dua layanana sekaligus, pertama konsultasi  remaja seperti pengembangan diri dan pemulihkan diri dari trauma, selanjutnya konsultasi tumbuh kembang anak dan harmonisasi suami istri.

“Keluarga harmonis dan kompak akan membuat anak menjauhi pelanggaran hukum dan sosial, tidak berbuat onar, dan betah di rumah,”ungkap Ainun.

Ia berharap warga Kota Baubau yang mengalami berbagai problem tidak menumpuk permasalahannya sendiri, namun mencari solusi salah satunya berkonsultasi di Puspaga Baubau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar