Pelabuhan Murhum dan Nambo/Lawele Bakal Dialihkan ke Badan Usaha

Kepala KSOP Kelas II Baubau, Jasra Yuzi Irawan(Foto RRI)

KBRN, Baubau: Kementrian Perhubungan bakal mengalihkan pengelolaan Pelabuhan Murhum Baubau dan Pelabuhan Nambo/Lawele Kabupaten Buton ke Badan Usaha dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha(KPBU). 

Dua pelabuhan tersebut saat ini masih dikelola Kementrian Perhubungan Direktorat Perhubungan Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau. 

Kepala KSOP Kelas II Baubau, Jasra Yuzi Irawan mengatakan saat ini proses pengalihan pengelolaan dua pelabuhan tersebut sedang dalam tahap studi kelayakan. 

"Intinya saat ini prosesnya sedang dibuat sebuah studi tentang layak dan tidak layaknya dua pelabuhan ini di KPBU-kan. Prosesnya ditangani kantor pusat dan disini kami hanya sebatas koordinasi dengan pemerintah daerah,"ungkap Jasra Yuzi Irawan kepada rri.co.id ditulis Rabu(24/11/2021). 

Awalnya kata Jasra, hanya Pelabuhan Murhum yang akan dialihkan ke Badan Usaha dengan orientasi profit atau mencari untung. 

Namun, karena beberapa waktu lalu Menteri Perhubungan turun meninjau dan adanya keinginan pemerintah daerah, maka pelabuhan Nambo/Lawele juga akan di KPBU-kan. 

"Pelabuhan Lawele di KPBU-kan karena memiliki sisi bisnis berbeda dibandingkan dengan pelabuhan Murhum. Kalau pelabuhan Murhum sisi bisnisnya penumpang, kargo dan peti kemas. Pelabuhan Lawele lebih condong untuk mengakomodasi tambang aspal Buton,"ujarnya.

Dikatakan Jasra, khusus untuk pelabuhan Murhum Baubau sebenarnya sudah  layak di KPBU-kan. Hanya saja karena pelabuhan Nambo/Lawele juga akan di KPBU-kan maka studi kelayakannya ditinjau ulang. 

Meski begitu dirinya mengaku belum mengetahui pasti kapan proses pengalihan pengelolaan pelabuhan dengan skema KPBU itu dapat tuntas. Namun dirinya berharap secepatnya. 

"Apalagi instansi kami sudah berubah nomenklatur dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan menjadi KSOP yang mengharuskan ada badan usaha yang mengelola pelabuhan ini,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar