Roni Muhtar; Generasi Muda Harus Bertekad Jadi Pengusaha

KBRN, Baubau: Generasi muda diminta agar tidak melulu berharap bekerja menjadi aparatur sipil negara (ASN) ataupun mendapatkan pekerjaan dari orang lain. Tetapi harus punya tekad  menciptakan lapangan kerja sendiri dengan menjadi pengusaha muda. 

Seruan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, Roni Muhtar saat menjadi narasumber dalam penyuluhan dan bimbingan kerja bagi pelajar SMA/SMK/MAN se-Kota Baubau yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Baubau disalah satu hotel, Kamis(14/10/2021). 

Roni Muhtar mengatakan, pemerintah siap mendampingi dan mendukung anak muda menjadi pengusaha melalui sejumlah program. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran cukup banyak melalui lembaga perbankan agar bisa dimanfaatkan untuk modal usaha. 

"Sehingga generasi muda jangan hanya berharap jadi ASN ataupun mengharapkan pekerjaan dari orang lain tetapi harus punya tekad untuk menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dengan cara menjadi wirausaha muda. Pemerintah akan berperan untuk menjadi pendamping bagi wirausaha muda,"ungkap Roni Muhtar. 

Karena itu Jendral ASN Kota Baubau ini berharap generasi muda tidak perlu ragu menjadi seorang pengusaha. Menyangkut peningkatan pengetahuan menjadi seorang pengusaha muda sukses, Pemkot Baubau akan selalu siap membantu. 

Ia juga menambahkan, saat ini Pemkot Baubau sedang mengupayakan pembangunan Balai Latihan Kerja(BLK) di kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-Lea melalui anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra). 

Dengan hadirnya BLK tersebut, diharapkan Kota Baubau dapat mencetak calon-calon pengusaha muda yang lebih berkualitas dan berdaya saing. 

"Insya Allah kalau tidak ada halangan, ditahun 2022 nanti Pemrov Sultra melalui upaya kita akan mencoba mengupayakan Kota Baubau memiliki BLK. Lahannya kita sudah siapkan seluas 9,7 hektare di kecamatan LeLea-Lea,"ujarnya.

Kegiatan penyuluhan dan bimbingan kerja bagi pelajar yang digelar Disnaker Baubau diikuti 100 peserta terdiri dari pelajar SMAN 1 Baubau, SMAN 2, dan SMAN 4 Baubau. Kemudian, SMKN 1 Baubau, SMKN 2, SMKN 3, SMK Pertanian dan MAN Baubau. 

Penyuluhan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Balai Peningkatan Produktivitas Kendari. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00