PKBM Meohai Labibia Beri Pelatihan Ibu-Ibu Cara Membuat Kripik Kelor

KBRN, Kendari: Puluhan ibu-ibu di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga Kota Kendari mendapat pelatihan tentang cara membuat keripik berbahan daun kelor yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Meohai bertempat di Kantor Lurah Labibia, Kamis (29/7/2021).

Ketua PKBM Meohai Muhammad Amin menjelaskan, dalam pelatihan ini, dibimbing oleh seorang instruktur yang sudah berpengalaman dalam pembuatan kripik tersebut. Ada sekitar 20 peserta yang mengikuti kegiatan ini yang semuanya merupakan ibu-ibu yang berada di Kelurahan Labibia. 

Amin berharap, dengan bekal keterampilan yang dimiliki setelah mendapat pelatihan ini, mereka bisa melakukan usaha mandiri dalam membantu perekonomian keluarga. 

“Nantinya mereka bisa aplikasikan, bisa mereka berbuat sendiri untuk kebutuhan rumah tangga dan kalau perlu untuk usaha bisnis mandiri,” Ujar Muhammad Amin

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Hj. Naniyatin menjelaskan, pelatihan membuat Kripik Kelor ini merupakan Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dijelaskan, terpilihnya kelurahan Labibia sebagai tempat dilaksanakan kegiatan pelatihan tersebut karena diwilayah Labibia masih banyak terdapat tanaman Kelor. Selain itu, diwilayah ini banyak kaum perempuan yang belum memiliki keterampilan yang memadai khususnya dalam pembuatan kripik kelor. 

“Jadi pimpinan PKBM Meohai ini menyampaikan bahwa kalau yang terbanyak di Labibia ini adalah kelor, sehingga dia memilih membuat kripik dari kelor,” Tutur Hj. Naniyatin.

Proses pembuatan kripik kelor ini terbilang cukup mudah dan bahannya banyak tersedia dilingkungan sekitar. Menurut Ratnawati yang merupakan instruktur pelatihan pembuatan kripik kelor ini, bahan utama yang digunakan yakni daun kelor, bawang putih, bawang merah, merica, garam dan bumbu penyedap.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00