KPPN Kendari Dorong Penggunaan Aplikasi SAKTI di Seluruh Instansi

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari Teguh Ratno Sukarno (kiri) bersama Kepala LPP RRI Kendari Said Abdillah (Kanan). (Gafar)

KBRN,Kendari: Pemerintah Saat ini terus mendorong seluruh Satuan Kerja (Satker) hingga ketingkat Daerah untuk wajib menggunakan aplikasi SAKTI atau Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi.

Aplikasi SAKTI adalah aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi Satker dalam mendukung implementasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan, Pelaksanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

“Penggunaan Sistem Aplikasi SAKTI ini bertujuan untuk memudahkan setiap Satker dalam hal melakukan kegiatan pengelolaan keuangan Negara,” ungkap Teguh Ratno Sukarno, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari, Senin (21/06/2021).

Menurut Teguh, jika sebelumnya setiap Instansi menggunakan lebih dari 10 aplikasi, namun kini sudah disederhanakan atau diintegrasikan kedalam satu aplikasi SAKTI.

“Untuk unsur monitoring, setiap Kuasa Pengguna Anggaran atau KPA di setiap instansi, kini wajib terlibat untuk mengetahui progres pelaksanaan maupun serapan anggaran,” paparnya.

Saat ini progres penggunaan system aplikasi SAKTI masih sebatas sosialisasi hingga enam bulan kedepan, namun mulai Januari 2022 mendatang, penggunaan sistem aplikasi atas arahan presiden Joko Widodo tersebut, wajib diberlakukan di seluruh Satker.

Dari 265 Satker diwilayah kerja KPPN Kendari, tercatat baru lima Satker yang sudah menerapkan system aplikasi SAKTI secara penuh yakni semua instansi yang tergabung dalam kementerian keuangan, seperti kanwil perbendaharaan, kantor pajak pratama Kendari dan Kolaka, kantor Bea Cukai dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00