Disdukcapil Kota Kendari Gagas Program Three In One Dalam Pelayanan Dokumen Kependudukan

KBRN, Kendari : Mengantisipasi keluhan di masyarakat terkait pelayanan kependudukan di masa pandemi covid 19 pemerintah kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengagas konsep Three In One.

Program layanan Three In One diharapakan dapat memudahkan pelayanan kependudukan khususnya pelayanan pengurusan kartu keluarga, akta kelahiran sekaligus Kartu Indentitas anak (KIA).

Plt.Kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kota Kendari Agus Salim kepada RRI di Kendari mengatakan saat pihaknya tengah menyusun konsep program layanan Three In One tersebut mengingat program tersebut akan di kerjasamakan kepada seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum baik negeri maupun swasta serta seluruh puskesmas yang ada di kota kendari.

“Jadi kami saat ini lagi menyusun konsep program untuk melayani masyarakat ada namanya three in one yaitu ada kerjasama dengan rumah sakit baik negeri maupun swasta nanti disitu ada pelayanan three in one yakni anak lahir langsung dapat tiga kartu kependudukan.”Tutur Agus Salim, Jumat (18/6/2021).

Menurut Agus Salim inovasi program three in one diharapkan dalam waktu dekat segera akan diluncurkan demi memudahkan masyarakat dalam melakukan pengurusan dokumen kependudukan berupa kartu keluarga, akta kelahiran dan juga kartu indentitas anak.

“Nanti kita siapkan aplikasi khusus untuk program Three in one ini tinggal klik jika ada kejadian kelahiran dirumah sakit yang langsung di sampaikan di disdukcapil untuk dilakukan eksekusi proses dokumen kependudukannya.”Ujarnya

Lebih lanjut Agus salim berharap seluruh masyarakat kota kendari agar segera mengurus dokumen kependudukannya dan di pastikan seluruh tidak di pungut biaya atau gratis dan terkhusus kepada para orang tua yang belum mengurus akta kelahiran dan Kartu Indentitas anak di imbau untuk segera menghubungi unit pelaksana teknis (UPT) Disdukcapil yang ada di setiap kantor kecamatan atau langsung ke kantor Disdukcapil kota Kendari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00